JAKARTA - Ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan dipastikan akan menjalani latihan bersama di Pelatnas Cipayung, Rabu (10/2/2010). Mereka akan kembali berlatih ke tempat asal setelah PB PBSI memberikan surat persetujuan pengunduran diri keduanya.
Markis mengaku sudah menerima surat itu dan akan segera bergabung bersama rekan Tim Piala Thomas lainnya di Cipayung. "Kami sudah menerima surat itu dari Pak Lius. Kami berencana akan menjalani latihan bersama, Rabu," jelas Markis, Selasa (9/2/2010).
Meski demikian, dia belum mengetahui apakah akan terus menjalani latihan di Cipayung atau kembali latihan sendiri. Dia akan membicarakan masalah itu bersama rekannya Hendra terlebih dahulu. "Saya belum tahu apakah akan terus latihan di sana. Yang penting, kami akan datang untuk latihan bersama dengan rekan lainnya besok," tambahnya.
Menurut Markis, dirinya sudah tak sabar kembali datang ke Cipayung. Dia kangen berat untuk kembali merasakan atmosfer latihan di pusat penggemblengan pebulu tangkis Indonesia itu semenjak memutuskan hengkang dari sana akhir tahun lalu.
Dia pun bertekad akan berusaha keras saat menjalani latihan bersama, tak terkecuali jika dirinya memutuskan kembali latihan di luar pelatnas. "Intinya, kami ingin memberikan performa terbaik untuk Indonesia. Apalagi, target kami adalah meloloskan Indonesia melalui babak kualifikasi di Thailand (Thomas & Uber Cup) akhir bulan ini," cetusnya.
Sementara Sekjen PB PBSI Jacob Rusdianto tak ingin membuat kamp latihan khusus Tim Piala Thomas & Uber. Pihaknya hanya menyiapkan jadwal latihan bersama, khususnya bagi pemain profesional seperti Markis/Hendra setiap Rabu dan Jumat.
"Tidak ada
training camp (TC), karena para pemain dari luar pelatnas mempunyai jadwal sendiri yang tidak bisa diganggu," kata Jacob yang akan menjabat sebagai manajer Tim Thomas Indonesia.
Pihaknya pun tak khawatir jika pemain profesional itu memilih latihan di luar pelatnas. Sebab, sebelum merekrut mereka memperkuat Thomas Indonesia, pihaknya sudah menyatakan sikap untuk memberikan kepercayaan penuh kepada mereka.
Selain itu, pihaknya sadar mereka dipastikan juga mengasah kemampuan mereka sebaik mungkin. Apalagi, mereka diberikan kepercayaan membela Indonesia di turnamen prestisius tersebut.
(Edi Yulianto/Koran SI/van)(Defanie Arianti)