JAKARTA - PB PBSI sangat mengharapkan pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan mau memperkuat Indonesia, terutama dalam menghadapi Piala Thomas di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei 2010.
Otoritas tepok bulu di Tanah Air itu memang tak memiliki harapan selain menginginkan pasangan terbaik dunia itu kembali membela Merah Putih. Sebab, mereka masih menjadi andalan di nomor ganda putra.
Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso bahkan meminta dengan sangat pasangan peringkat 1 BWF itu bersedia membaktikan diri membela Indonesia di Piala Thomas. Apalagi, kualifikasi turnamen itu akan segera dilangsungkan bulan depan.
Pihaknya pun akan segera membuat peraturan baru mengenai pemanggilan mereka kembali ke Pelatnas Cipayung. “Kami akan tetap memanggil mereka dan berharap keduanya mau tampil di turnamen tersebut,” ujar Djoko yang juga menjabat sebagai Panglima TNI di Cipayung, Sabtu (9/1/2010).
Meski demikian, keinginan PB PBSI sepertinya akan mendapatkan ganjalan. Sebab, Markis/Hendra sudah menyatakan mengundurkan diri dari pelatnas dan memilih jalur profesional. Bahkan, mereka sudah melayangkan surat pengunduran diri meski PB PBSI belum menyatakan sikap atas keinginan mereka.
Djoko optimistis mereka akan mau membela Indonesia meski keduanya sudah tak menjalani latihan bersama rekan lainnya di Cipayung sejak sepulang dari SEA Games (SEAG) 2009. “Kami yakin mereka masih memiliki rasa nasionalisme, apalagi Piala Thomas merupakan turnamen atas nama bangsa,” ujarnya.
Sementara Sekjen PB PBSI Jacob Rusdianto menambahkan, pihaknya sangat membutuhkan Markis/Hendra kembali. Dia berharap mereka mau menyetujuinya setelah diadakan pertemuan antarkedua belah pihak.
Pihaknya pun akan segera meninjau ulang peraturan mengenai kontrak pemain, khususnya pemain yang ingin meninggalkan pelatnas. Dalam peraturan itu nantinya akan berisi hak dan kewajiban yang harus ditaati kedua belah pihak. “Kami akan memenuhi semua hak dari pemain. Sementara sebagai pemain juga akan mentaati semua kewajibannya, terlebih membela nama bangsa di Piala Thomas,” papar Jacob.
Sayang, Markis maupun Hendra belum mau menyatakan sikap mereka atas permintaan PB PBSI. Mereka sepertinya lebih enjoy mengadu nasib sebagai pebulu tangkis profesional meski sebenarnya masih terikat dengan PB PBSI.
(Muchamad Syuhada)