KOLN - Start buruk serta minimnya peluang menyalip di Circuit de Catalunya dijadikan alasan hilangnya taji Toyota di GP Spanyol.
Hal tersebut diurai pembalap pabrikan mesin Jepang tersebut, Timo Glock. Toyota memang gagal mencetak angka di Spanyol. Padahal, dalam empat seri grand prix sebelumnya Toyota selalu mengambil angka.
Kendati masuk kualifikasi di posisi enam besar di Barcelona, Glock hanya mampu menyelesaikan balapan di tempat kesepuluh. Hasil di Spanyol lantas menghentikan rekor mencetak angka 100% Glock musim ini.
"Merupakan pekan yang sulit, dan akhirnya, sangat mengecewakan. Kami berharap lebih banyak lagi, jadi finis di posisi kesepuluh jauh dari harapan kami," kata Glock seperti dikutip Crash, Rabu (13/5/2009).
"Jelas performa kami dalam balapan tidak menemui standar tinggi yang sudah kami harapkan di awal musim. Tapi kami tengah bekerja keras merespons untuk balapan berikut," tegas Glock.
Bukan Glock saja yang mengalami "kegagalan" di Spanyol. Rekan setim Jarno Trulli juga mengalami hal serupa. Trulli bahkan lebih parah karena gagal menyelesaikan balapan akibat tabrakan di lap pertama.
(Tb Al Amin Nurdi)