Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Domenicali: Lagi-Lagi Reliabilitas

Devy Lubis , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2009 |16:36 WIB
Domenicali: Lagi-Lagi Reliabilitas
Daylife
A
A
A

BARCELONA - Tim principal Ferrari Stefano Domenicali panas melihat kegagalan dua anak buahnya di Sirkuit de Catalunya, Minggu (10/5/2009).

Lagi, persoalan reliabilitas menghempaskan harapan Ferrari meraup poin. Betapa tidak, Kimi Raikkonen tidak dapat menyelesaikan balapan karena F60 kembali mengalami kerusakan. Sedangkan buat Felipe Massa, tim agaknya salah strategi. Lagi?!

"Lagi-lagi, kamu harus berkutat dengan masalah yang memaksa Kimi gagal finish, bahkan mencuri peluang terbaik Felipe Massa di tahap akhir laga," keluh Domenicali seperti dilansir F1Live, Senin (11/5/2009).

"Hal ini sangat memalukan buat Ferrari. Kami harus segera berbenah dan kembali ke standar balapan kami. Banyak yang harus digarap di badan depan mobil, dan kami akan melakukannya," sambungnya.

Persoalan reliabilitas kembali membuat The Prancing Horse gagal mencetak angka. Namun, upgrade F60 dinilai sejumlah pihak sudah cukup mumpuni mengejar ketertinggalan musim ini.

"Kami boleh puas sekaligus khawatir, pekan ini. Kami masih perlu perbaikan lagi," tambahnya.

"Kita semua bisa melihat, Felipe sangat kompetitif di sesi free practice dan kualifikasi. Itu bukan keberuntungan. Tapi sekali lagi, kami kepentok masalah reliabilitas," terangnya.

Sementara itu, manajer tim Chris Dyer menyesali kondisi Massa yang kehabisan bahan bakar di trek. "Kami akan segera selidiki penyebabnya," tegas Dyer, "hal ini sangat menyedihkan."

Ferrari bisa saja punya sejumlah target penting setelah balapan di Barcelona berakhir. Masalahnya, Felipe Massa sudah hampir putus asa menaruh harapan pada kompetisi musim ini.

(Devy Lubis)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement