Sejarah Buruk Tim Thomas Indonesia

Dionysius Hayom Rumbaka. (Foto: Getty Images)

Dionysius Hayom Rumbaka. (Foto: Getty Images)

WUHAN – Sejarah buruk tercipta. Tim Thomas Cup Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal untuk pertama kali dalam kurun lebih dari 50 tahun terakhir. Tiket direbut Tim Jepang, setelah Dionysius Hayom Rumbaka harus mengakui keunggulan Takeda Ueda 21-16 21-19.

 

Sebagai pertandingan penentu, beban berat memang diemban oleh Hayom. Hasilnya, sejak awal pertandingan, Hayom harus tertinggal dari Ueda dengan skor 3-7. Ueda memang bermain percaya diri di partai penentuan ini.

 

Smes keras yang diperagakan Ueda sama sekali tidak mampu dibendung oleh Hayom. Pemain asal Jepang itu dengan mudah langsung memimpin dengan skor 13-8. Hayom berusaha untuk bangkit.

 

Tapi, Hayom terlalu sering untuk membuat kesalahan sendiri. Hasilnya, Ueda kembali berhasil memperlebar keunggulan menjadi 17-10. Usaha Hayom untuk mengejar kandas. Ueda menutup game pertama dengan skor 21-16.

 

Tertinggal pada game pertama, beban Hayom semakin berat. Tapi, Hayom tidak mau kalah begitu saja. Setelah skor sama kuat 6-6, perlahan pemain tunggal Indonesia itu sempat meninggalkan Ueda menjadi 11-8.

 

Namun Ueda ternyata cukup alot. Pemain asal Jepang itu berhasil membalikkan keadaan menjadi 15-12 setelah pukulan Hayom menyangkut net. Hayom berusaha untuk memberikan perlawanan dan menyamakan skor menjadi 18-18.

 

Semangat pantang menyerah berusaha diperlihatkan Hayom. Namun, Ueda bermain sangat baik sekali. Akhirnya, Ueda berhasil mengalahkan Hayom dengan skor 21-19. Jepang lolos dengan kemenangan 3-2.

(hmr)