Rest in Peace Frazier

Rabu, 09 November 2011 15:19 wib | Randy Wirayudha - Okezone

Rest in Peace Frazier Foto: Joseph William Frazier/ Daylife PHILADELPHIA – Ramai-ramai para atlet kenamaan Amerika Serikat dan negara lain, baik petinju maupun atlet olahraga lain, turut serta memberi penghormatan pada mendiang Joe Frazier, yang akhirnya KO oleh kanker hati yang dideritanya.
 
Pertarungan terhebat Joe Frazier vs Muhammad Ali dihelat di Manila tahun 1975. Laga brutal yang disebut-sebut sebagai Thrilla' in Manila itu, terjadi tiga tahun sebelum Manny Pacquiao dilahirkan ke dunia. Pacquiao punya keinginan untuk memiliki pertarungan hebat seperti itu.
 
“Impian saya adalah, ingin bertarung seperti yang dilakukan Frazier di Filipina. Saya harap saya bisa menemukan promotor yang bisa mempromosikan hal itu. Masalahnya, tak mudah untuk melakukannya, karena akan mengutas banyak uang,” ujar Pacquiao yang baru mendarat di Las Vegas, untuk melakukan laga trilogi-nya kontra Juan Manuel Marquez.
 
“Kenangan Frazier di dunia tinju akan abadi. Dia meninggalkan warisan besar sebagai petarung. Kami takkan melupakan perlawanan yang pernah dia berikan untuk Muhammad Ali,” tambah Pacquiao, seperti disitat Super Sport, Rabu (9/11/2011).
 
Musuh bebuyutan Pacquiao, Floyd Mayweather Jr. juga turut memberikan kata-kata perpisahan dan penghormatan pada Frazier. Bahkan Floyd Jr. berniat untuk membiayai pemakaman Frazier.
 
“RIP Smokin’ Joe. Perhatian dan doa-doa saya tujukan untuk keluarga Frazier. Kita kehilangan petinju hebat sepanjang masa. Tim saya (The Money Team) akan membiayai pelayanan pemakamannya,” tutur Floyd Jr.
 
Petinju veteran yang masih aktif, Bernard Hopkins juga tak bisa menyembunyikan rasa duka cita yang mendalam. Hopkins dikenal dekat dengan mendiang Frazier, karena membangun karier di kota yang sama, Philadelphia – kota para juara tinju.
 
“Joe Frazier adalah ikon, dan dia akan selalu dikenang seperti itu. Dia punya kedisiplinan tinggi dan punya keteguhan yang kuat untuk menang. Hari kematiannya menjadi hari yang menyedihkan untuk Philadelphia dan juga dunia,” ungkap Hopkins.
 
“Joe adalah pribadi yang tak bisa bisa ditiru. Warisannya di dunia tinju takkan bisa diulangi yang lain,” tukas The Executioner.
 
Tak hanya petinju, bintang tenis Amerika Serikat, Serena Williams juga turut memberi ucapan duka cita yang terdalam: “Joe Frazier, anda adalah ikon dan pionir untuk orang-orang seperti saya. Menjadi inspiras dan dicintai. Kehadiran diri anda akan selalu dirindukan,” tuntas Serena.
(raw)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »