KABAR duka menyelimuti dunia olahraga Kabupaten Jepara dan Jawa Tengah. Salah satu atlet andalannya, Syabilla Rizkia Putri Raharja, berpulang di tengah perjuangannya mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Kepergian almarhumah menyisakan luka yang sangat mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh insan olahraga dan masyarakat Jepara yang selama ini bangga atas berbagai prestasi membanggakannya.
Sebelum insiden tragis tersebut terjadi, Syabilla sempat menorehkan prestasi gemilang dengan mempersembahkan dua medali emas bagi kontingen Jepara dari cabang olahraga selam nomor kolam putri, yakni pada jarak 100 meter dan 200 meter bifins.
Prestasi emas tersebut membuktikan dedikasi tinggi serta kerja keras sang atlet dalam mengukir prestasi terbaik, yang sekaligus menjadi kenangan serta kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Jepara.
Berdasarkan laporan, tragedi bermula ketika Syabilla turun berlaga dalam nomor selam laut yang diselenggarakan di perairan terbuka kawasan Pantai Awann Costa, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, pada Minggu 25 Oktober 2026.
Cabang olahraga (cabor) selam laut tersebut menuntut para atlet untuk menempuh jarak sejauh 3.000 meter menggunakan sirip di kaki serta snorkel di perairan terbuka. Lalu, situasi berubah menegangkan ketika atlet muda berbakat tersebut dilaporkan mengalami insiden tenggelam dan segera mendapat upaya pertolongan dari petugas di lokasi.
Tim penyelamat dan petugas medis bergerak cepat mengangkat korban ke daratan dalam kondisi tidak sadarkan diri, sebelum akhirnya dilarikan menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat. Meski upaya pertolongan medis telah dikerahkan secara maksimal, takdir berkata lain; tepat pada pukul 10.00 WIB, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
Di luar karier cemerlangnya sebagai atlet selam berprestasi, almarhumah juga dikenal sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023 yang gemar menekuni olahraga air sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sang patriot olahraga, seluruh kontingen Jepara diinstruksikan mengenakan pita hitam, sementara doa bersama dipanjatkan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.