
Mantan Bupati Pandeglang itu berharap penyelenggaraan Kejurnas Catur 2026 di Banten dapat melahirkan generasi pecatur yang mampu bersaing pada masa mendatang. Selain mendorong prestasi olahraga, ajang tersebut juga diyakini memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Harapannya dari Kejurnas di Banten kita bisa mencetak juga para generasi selanjutnya. Ada juga efek lain yang sangat besar dari penyelenggaraan untuk tuan rumah,” tuturnya.
Dimyati menilai kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah dapat menggerakkan sektor pariwisata dan usaha lokal, termasuk perhotelan serta kuliner. Menurutnya, Kejurnas Catur bukan hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Banten.
“Contohnya hotel penuh, pasti kuliner juga akan ramai, dan intinya adalah pengunjung banyak, banyak datang ke Banten. Kejurnas catur ini manfaatnya besar,” tegas Dimyati.
Adapun Kejurnas Catur ke-51 ini berhasil melampaui target jumlah peserta yang ditetapkan panitia. Dari perkiraan awal yang hanya mencapai ratusan peserta, kejuaraan tersebut diikuti sekitar 1.000 pecatur dari berbagai daerah dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.