Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Resmi Lampaui Rekor Fantastis Susy Susanti, An Se Young Sah Jadi Tunggal Putri Paling Berprestasi Sepanjang Masa

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |17:20 WIB
Resmi Lampaui Rekor Fantastis Susy Susanti, An Se Young Sah Jadi Tunggal Putri Paling Berprestasi Sepanjang Masa
Tunggal putri asal Korea Selatan, An Se Young. (Foto: Instagram/a_sy_2225)
A
A
A

ODENSE – Pebulu tangkis nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, resmi mengukir sejarah baru di kancah bulu tangkis dunia. Keberhasilannya menjuarai Denmark Open 2026 membuat koleksi gelarnya kini melampaui rekor legendaris milik legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti.

Pencapaian bersejarah ini dipastikan usai An Se Young menumbangkan rival utamanya asal Jepang, Akane Yamaguchi, pada babak final Denmark Open 2026 yang berlangsung Minggu 18 Oktober 2026. Ia mengunci kemenangan lewat pertarungan sengit tiga gim dengan skor 21-23, 21-14, dan 21-18.

Tambahan trofi dari turnamen super 750 tersebut membuat An Se Young kini mengoleksi total 47 gelar juara di sektor tunggal putri. Catatan ini resmi melewati rekor Susy Susanti yang mengumpulkan 46 gelar serta Carolina Marin dengan 39 gelar.

1. Perjuangan Raih Gelar Ke-47

Kemenangan di partai final Denmark Open 2926 tersebut diraih An Se Young dengan perjuangan luar biasa. Ia sempat berada di ambang kekalahan saat tertinggal 5-11 pada gim penentuan dari Yamaguchi.

Namun, semangat pantang menyerah membuatnya bangkit secara dramatis dengan merebut 11 dari 12 poin berikutnya hingga membalikkan keadaan secara spektakuler.

Susy Susanti
Susy Susanti

"Saya ingin menciptakan banyak sejarah dan memecahkan rekor, tetapi saya fokus pada satu pertandingan dalam satu waktu," kata An Se Young, dikutip dari BWF, Senin (19/10/2026).

An Se Young mengungkapkan perubahan laju shuttlecock dan kondisi lapangan yang terasa lebih lambat pada gim ketiga memberinya tambahan rasa percaya diri untuk tampil lebih agresif. Dukungan luar biasa dari para penggemar di Denmark juga menjadi bahan bakar utamanya untuk terus berjuang hingga poin terakhir.

"Saya merasa lebih percaya diri karena lapangan lebih lambat. Dan saya lebih bersemangat. Saya berpikir, 'ini kemenangan saya'," tutur An Se Young.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement