TIM balap Ferrari, nama yang begitu identik dengan kejayaan Formula 1 (F1), kini dikabarkan mengalihkan pandangan mereka ke luar lintasan balap konvensional. Tim asal Maranello ini berniat menorehkan sejarah baru di cabang olahraga yang sama sekali berbeda.
Pertandingan F1 secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Meski menyandang status sebagai konstruktor tersukses dalam sejarah F1, puasa gelar juara dunia Ferrari telah berlangsung cukup lama. Terakhir kali mereka mencicipi titel konstruktor adalah pada musim 2008, sementara gelar pebalap terakhir disumbangkan oleh Kimi Räikkönen pada 2007.
Musim ini, ambisi tersebut tampaknya belum akan terwujud. Tertinggal jauh di klasemen konstruktor di belakang Mercedes serta selisih poin yang lebar bagi Lewis Hamilton dari pimpinan klasemen Kimi Antonelli dengan sisa enam balapan membuat peluang juara menipis.
Di tengah perjuangan mereka membenahi performa mobil untuk musim 2027 bersama Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, sebuah kejutan muncul dari ranah maritim. Melalui laporan Marca, Minggu (18/10/2026), Ferrari dikabarkan telah merancang sebuah perahu layar inovatif berlambung hitam dan kuning yang bentuknya menyerupai objek terbang misterius alias UFO.
Dari segi ukuran, kapal layar ini tampil luar biasa masif dengan panjang mencapai 100 kaki atau sekitar 30,48 meter, setara dengan tinggi gedung sepuluh lantai yang direbahkan. Belum lagi tinggi tiang dan layarnya yang mencapai 40 meter, mirip lapangan sepak bola yang berdiri tegak.
Hebatnya lagi, proyek ini memanfaatkan keunggulan inti Ferrari di dunia otomotif. Mulai dari aspek aerodinamika, pemilihan material canggih, simulasi komputer, hingga kontrol elektronik dinamis, semuanya digabungkan untuk menciptakan sebuah kapal layar penembus rekor.
Berdasarkan laporan 24 Sports, ambisi besar di balik pembuatan kapal layar ini adalah memecahkan rekor pelayaran mengelilingi dunia. Ferrari menargetkan waktu tempuh di bawah 40 hari.
Sebagai perbandingan, rekor tercepat saat ini dipegang oleh kapal Sodebo Ultim 3 dalam upaya memperebutkan Trofi Jules Verne dengan catatan waktu 40 hari, 10 jam, 45 menit, dan 50 detik. Bagi Ferrari, terjun ke dunia layar merupakan babak baru yang belum pernah merekajamah sebelumnya.
Kendati demikian, ekspansi di luar Formula 1 bukanlah hal baru bagi jenjang sejarah pabrikan berlogo Kuda Jingkrak ini. Sejak didirikan pada 1929, Ferrari pernah mengoperasikan divisi balap motor pada tahun 1932, bertarung sengit melawan Ford di ajang Le Mans era 1970-an, hingga merambah reli mobil pada dekade 1970-an dan 1980-an, sebelum akhirnya kini siap menaklukkan samudera luas.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.