“Tentu saja, saya berjuang keras untuk memenangi balapan tersebut,” tegas Pedrosa, dikutip dari Motosan, Sabtu (17/10/2026).
Tuduhan itu muncul karena di fase-fase akhir, Marquez dan Pedrosa sebetulnya bisa memangkas jarak dengan Lorenzo, bahkan kungkin berpeluang menyalip. The Little Spaniard kemudian memberikan klarifikasi.
“Di akhir, mereka (Lorenzo dan Marquez) lebih lambat karena ban. Saya memiliki lebih banyak grip dan melaju lebih kencang, tapi saya selalu ada di batas kemampuan,” tutup Pedrosa.
Pada akhirnya, Lorenzo keluar sebagai juara dunia MotoGP 2015 yang merupakan titel ketiganya. Sedangkan, Rossi harus gigit jari karena batal merebut gelar kedelapan di kelas premier.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.