Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Unik Yuki Kurihara, Bocah 11 Tahun yang Gemparkan Panggung Asia Games 2026 Usai Rebut Emas!

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 02 Oktober 2026 |15:54 WIB
Kisah Unik Yuki Kurihara, Bocah 11 Tahun yang Gemparkan Panggung Asia Games 2026 Usai Rebut Emas!
Atlet Esports asal Jepang, Yuki Kurihara (kiri kedua) rebut medali emas Asian Games 2026. (Foto: AINAGOC)
A
A
A

NAGOYA – Pesta olahraga Asian Games 2026 baru saja dikejutkan oleh kemunculan seorang fenomena cilik asal Jepang. Yuki Kurihara, bocah berusia 11 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar, sukses mencatatkan namanya dalam sejarah besar kejuaraan regional tersebut usai merebut medali emas!

Bertanding di Nagoya, Jepang, Yuki tampil tanpa beban di cabang olahraga (cabor) eSports. Ia sukses menaklukkan lawan-lawannya yang notabene berusia hampir tiga kali lipat lebih tua darinya, sekaligus memecahkan rekor sebagai peraih medali emas termuda sepanjang sejarah Asian Games.

Keberhasilan luar biasa ini diraihnya melalui dominasi mutlak pada gim puzzle populer, Puyo Puyo Champions. Dalam laga pamungkas, Yuki sukses melibas lawannya dengan skor telak 10-2 dan mempersembahkan medali emas eSports pertama bagi kontingen Jepang.

1. Ketenangan Bocah 11 Tahun

Di usia yang seharusnya masih dipenuhi permainan anak-anak, mental baja yang ditunjukkan Yuki justru menuai decak kagum. Media-media lokal Jepang menjulukinya sebagai sosok "invincible" atau tak terkalahkan berkat ekspresi datar dan ketenangannya yang luar biasa di setiap pertandingan.

Yuki Kurihara (Kiri Kedua). (Foto: AINAGOC)
Yuki Kurihara (Kiri Kedua). (Foto: AINAGOC)

Bahkan, sebelum memulai laga penentuan, bocah yang baru akan menginjak usia 12 tahun pada bulan Juni 2027 mendatang ini sempat terlihat menguap santai. Kombo 15-rantai yang ia lepaskan di final pun digambarkan media setempat sebagai permainan tingkat dewa yang mustahil dibendung.

Meski tampil superior di hadapan publik sendiri, Yuki tetaplah anak-anak pada umumnya. Ia mengaku sempat merasa salah tingkah saat pengalungan medali, sembari memuji bentuk penghargaan yang diterimanya.

"Medali ini benar-benar indah, berkilau, dan terasa berat," ungkap Yuki, dikutip dari New Straits Times, Jumat (2/10/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement