Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Luar Biasa Hakim Danish, Rival Veda Ega Pratama yang Cetak Sejarah Manis di Moto3 2026

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2026 |02:01 WIB
Kisah Luar Biasa Hakim Danish, Rival Veda Ega Pratama yang Cetak Sejarah Manis di Moto3 2026
Pembalap asal Malaysia, Hakim Danish di Moto3 2026. (Foto: Instagram/hakimdanish_13)
A
A
A

PEMBALAP muda berbakat asal Malaysia, Hakim Danish, baru saja mengukir sejarah manis dalam karier balapnya di Moto3 Republik Ceko 2026. Sempat dihantam penalti turun 12 posisi start akibat berkendara terlalu lambat saat sesi kualifikasi, rival pembalap Indonesia Veda Ega Pratama itu membuktikan bahwa rintangan tersebut bukanlah akhir dari segalanya.

Memulai balapan dari urutan ke-14 yang kurang menguntungkan, pembalap dari tim Aeon Credit-MT Helmets-MSI ini menunjukkan mental baja yang luar biasa. Ia perlahan tapi pasti merangkak naik, melewati satu demi satu pembalap di depannya hingga berhasil menembus kelompok garis depan.

1. Raih Podium Tertinggi

Ketegangan mencapai puncaknya pada lap terakhir balapan di Sirkuit Brno, Ceko. Saat berada di posisi ketiga, Danish jeli memanfaatkan momentum ketika dua pembalap di depannya, Brian Uriarte dan Maximo Quiles, terlibat kontak fisik ringan yang membuat jalur balap mereka melebar.

Tanpa membuang waktu, Danish langsung menyodok masuk ke celah sempit tersebut dan mengambil alih pimpinan balapan hingga menyentuh garis finis. Air mata kebahagiaan pun tak terbendung saat lagu kebangsaan Negaraku berkumandang di podium tertinggi Ceko.

"Balapan ini sangat menuntut fisik dan konsentrasi. Di lap terakhir, saya memberikan segalanya dan memaksa motor hingga batas maksimal. Ketika dua pembalap di depan melakukan kesalahan kecil, saya langsung menyambar peluang emas itu," ungkap Hakim Danish, dikutip dari media Malaysia New Straits Times, Jumat (26/6/2026).

Hakim Danish. (Foto: Instagram/hakimdanish_13)
Hakim Danish. (Foto: Instagram/hakimdanish_13)

2. Akhiri Puasa Kemenangan Malaysia

Kemenangan dramatis ini terasa sangat emosional karena sukses mengakhiri penantian panjang satu dekade publik Malaysia untuk melihat pembalapnya juara di kelas Moto3. Danish kini resmi menjadi pembalap Malaysia kedua dalam sejarah yang memenangi balapan Moto3, mengikuti jejak Khairul Idham Pawi yang berjaya di Argentina dan Jerman pada musim 2016 silam.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement