JAKARTA – Hari pertama BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026 yang mempertandingkan kategori 5K dan 10K berlangsung lancar dan meriah. Sebanyak 20.500 pelari berhasil menuntaskan lomba dengan dukungan antusias masyarakat yang memadati sejumlah titik di sepanjang lintasan.
Keberhasilan penyelenggaraan hari pertama ini semakin menegaskan BTN JAKIM sebagai salah satu ajang lari terbesar di Indonesia sekaligus penggerak aktivitas ekonomi dan sport tourism di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan BTN JAKIM 2026 yang didukung kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, aparat keamanan, serta seluruh unsur pendukung menjadi kunci terselenggaranya ajang lari internasional tersebut dengan tertib dan nyaman.
“Yang pertama ini menunjukkan bahwa pelaksanaan dilaksanakan dengan baik. Apalagi kemarin ada aspirasi dari teman-teman mahasiswa sampai dengan malam, tapi Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik antara TNI, Polri, Pasukan Orange, pasukan-pasukan yang dimiliki oleh DKI Jakarta, jalannya bersih, pelaksanaannya rapi dan alhamdulillah semuanya happy. Kita juga memecahkan PB, personal best record diri sendiri,” ujarnya.
Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon dan optimistis pelaksanaan kategori Half Marathon serta Marathon pada Minggu, 14 Juni 2026 akan berlangsung lebih baik. Ia juga menegaskan bahwa pada peringatan 500 tahun Kota Jakarta tahun depan, penyelenggaraan Jakarta International Marathon akan dipersiapkan dengan skala yang lebih besar, lebih tertata, dan semakin nyaman bagi para pelari.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu mengatakan cuaca yang mendukung serta tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menjadi faktor penting dalam suksesnya pelaksanaan hari pertama BTN JAKIM 2026.