Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Rexy Mainaky, Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Marah-Marah kepada Atlet Malaysia karena Tak Disiplin

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2026 |00:04 WIB
Kisah Rexy Mainaky, Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Marah-Marah kepada Atlet Malaysia karena Tak Disiplin
Direktur Kepelatihan Ganda Nasional Malaysia, Rexy Mainaky. (Foto: BAM)
A
A
A

KUALA LUMPUR – Direktur Kepelatihan Ganda Nasional Malaysia, Rexy Mainaky, memberikan peringatan keras kepada para pemain di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM). Senada dengan legenda hidup Lee Chong Wei, Rexy menegaskan talenta sebesar apa pun tidak akan berarti tanpa fondasi disiplin yang kuat.

Rexy menyatakan dukungan penuhnya terhadap ketegasan Lee Chong Wei, Ketua Komite Atlet BAM, yang belakangan ini gencar menyoroti perilaku para pemain nasional.

1. Bicara Disiplin

Bagi Rexy, disiplin bukan hanya soal atlet yang patuh mendengarkan arahan pelatih di dalam lapangan. Ia memandang disiplin sebagai cerminan sikap dan tanggung jawab moral sebagai wakil negara.

Menurut Rexy, pemain muda sering kali terbuai dengan gaya hidup dan lupa bahwa status mereka sebagai atlet nasional membawa konsekuensi berupa sorotan publik yang tajam.

"Di rumah pun ada aturan, apalagi di tim nasional. Ini bukan tempat bagi mereka untuk berbuat sesuka hati hanya karena menyandang status pemain nasional," tegas Rexy, mengutip dari media Malaysia, New Straits Times, Senin (11/5/2026).

Rexy Mainaky. (Foto: Instagram/ba_malaysia)
Rexy Mainaky. (Foto: Instagram/ba_malaysia)

Rexy pun mengingatkan para pemain bahwa sejak bergabung dengan BAM, mereka bukan lagi individu biasa. Segala tindak-tanduk mereka akan selalu dipantau oleh masyarakat, sehingga menjaga sikap di luar lapangan sama pentingnya dengan performa di dalam lapangan.

2. Peringatan Keras

Meskipun BAM saat ini masih mengedepankan pendekatan persuasif dibandingkan denda finansial yang berat seperti di beberapa negara lain, Rexy mengisyaratkan kesabaran manajemen ada batasnya. Selama ini, pihak kepelatihan masih memberikan kesempatan bagi pemain untuk memperbaiki diri melalui teguran dan nasihat.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement