Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kata-Kata Putri KW Setelah Gagal Juara Swiss Open 2026

Cikal Bintang , Jurnalis-Senin, 16 Maret 2026 |08:57 WIB
Kata-Kata Putri KW Setelah Gagal Juara Swiss Open 2026
Putri KW gagal juara Swiss Open 2026. (Foto: Humas PP PBSI)
A
A
A

PEBULU tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, gagal menjuarai turnamen Swiss Open 2026. Putri Kusuma Wardani menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi untuk turnamen berikutnya.

Putri KW -sapaan akrab Putri Kusuma Wardani- harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Supanida Katethong, pada laga final yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Minggu 15 Maret 2026. Dalam pertandingan tersebut, ia kalah dua game langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.

Putri KW beraksi di Piala Sudirman 2025 (Foto: PBSI)

1. Strategi Tepat Supanida Katethong

Putri KW mengakui sang lawan menggunakan strategi yang tepat untuk mengalahkannya. Walau begitu, pebulu tangkis asal Tangerang tersebut tetap mensyukuri hasil Runner-up Swiss Open 2026.

"Pertemuan terakhir di SEA Games saya kalah jadi di sini saya dari awal berpikir pengen main terbaik, bisa mengeluarkan semuanya tapi ternyata di lapangan saya merasa under pressure. Dan Supanida menurut menggunakan strategi yang pas dengan terus membatasi bola atas dan mempercepat tempo," kata Putri dikutip dari rilis resmi PBSI, Senin (16/3/2026).

"Sebenarnya tetap bersyukur bisa naik ke podium runner up tapi yang disayangkan permainan saya tidak keluar dan kurang puas dengan main hari ini," tambah peraih medali perunggu BWF World Championships 2025 ini.

2. Putri KW Dapat Pengalaman Berharga

Putri KW mengungkapkan rangkaian turnamen yang diikutinya dalam beberapa pekan terakhir memberikan banyak pengalaman penting. Ia mendapat kesempatan menghadapi sejumlah pemain top dengan karakter permainan yang berbeda.

 

Menurut Putri KW, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kemampuannya menghadapi berbagai tipe lawan. Hal itu termasuk pemain dengan pertahanan kuat maupun yang memiliki pola serangan agresif.

Putri KW bermain di Malaysia Open 2025 (Foto: PBSI)

"Dua minggu ini pasti dapat pengalaman dari semua pemain juga kan. Supanida sempat di top 10 jadi kayak dari cara main mereka juga berbeda. Saya bisa belajar juga bagaimana mengatasi permainan seperti An Se Young yang kuat atau Supanida yang mempunyai serangan yang baik," tutur Putri KW.

Putri KW menilai masih perlu meningkatkan berbagai aspek agar bisa tampil lebih konsisten. Evaluasi ini penting untuk meningkatkan kondisi fisik, kualitas teknik, hingga faktor nonteknis di lapangan.

"Kalau untuk keseluruhan saya harus lebih kuat lagi. Dari fisik, dari teknik juga, non teknisnya juga. Apalagi kayak dari fokus dan kemampuan keluar dari tekanan setiap bermain," tutup Putri KW.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement