PERANG yang terjadi di Timur Tengah antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) bisa mengganggu operasional MotoGP 2026. Sebab, konflik itu mengganggu jalur penerbangan di kawasan.
Israel-AS membombardir sejumlah wilayah di Iran sejak Sabtu 28 Februari 2026. Aksi itu dibalas dengan kiriman rudal ke sejumlah pangkalan militer milik Negeri Paman Sam di Timur Tengah.

Sekurang-kurangnya, fasilitas militer AS di Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Bahrain, dan Yordania, jadi sasaran serangan balasan Iran. Aksi itu membuat jalur penerbangan di kawasan Timur Tengah terganggu.
Celakanya, gangguan itu bisa berimbas kepada kelancaran operasional MotoGP 2026! Sebab, ajang balap itu mengikat kerja sama dengan Qatar Airways, yang menjadikan Doha (Qatar) sebagai transit hub.
“Apa yang dibicarakan orang-orang di paddock MotoGP? Sebagian besar orang di sini terbang dengan Qatar Airways atau maskapai-maskapai Timur Tengah lainnya,” cuit jurnalis MotoGP Mat Oxley di akun X @matoxley, dikutip Senin (2/3/2026).
“Jadi, kekhawatiran terbesar adalah pulang dari Buriram (Thailand) melihat situasi di Timur Tengah saat ini,” imbuhnya.