BURIRAM – Pekan balapan MotoGP Thailand 2026 sungguh mengenaskan buat Marc Marquez. Pembalap tim Ducati Lenovo itu ketiban apes dalam Sprint Race dan balapan utama.
Marquez memasuki MotoGP 2026 dengan status juara dunia bertahan. Ia jadi kandidat terkuat untuk kembali memenangi balapan di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, seperti yang dilakukannya tahun lalu.
Sayangnya, bukan untung yang didapat Marquez. Ia justru mengalami nasib sial secara beruntun mulai dari Sprint Race hingga balapan utama yang berlangsung Minggu (1/3/2026) siang WIB.
Di Sprint Race, nasib baik sempat menghampiri Marquez saat Marco Bezzecchi jatuh di putaran kedua. Ia bisa memimpin jalannya lomba hingga memasuki putaran-putaran akhir.
Akan tetapi, Pedro Acosta membuat Marquez limbung. Ia sempat melebar di tikungan lima pada putaran ke-12 dari 13 dan kehilangan posisi terdepan.
Saat membalas menyalip dengan agresif di tikungan terakhir, Marquez malah mendorong Acosta keluar. Ia dijatuhi penalti dan harus menyerahkan posisi ke Acosta yang akhirnya jadi pemenang.
Harapan tinggi diusung Marquez yang akan start dari posisi dua pada balapan utama. Namun, lagi-lagi pria asal Spanyol itu harus kewalahan meladeni Bezzecchi, Acosta, dan Raul Fernandez.
Kemenangan sudah pasti melayang karena Bezzecchi benar-benar prima dan tampil dominan. Sementara, Marquez maksimal hanya bisa finis di podium. Itu pun, ia harus berjuang keras menghadapi Acosta.
Saat sedang memburu El Tiburon de Mazarron, Marquez mengalami nasib sial. Ban motornya pecah di putaran ke-21 dari 26! Pembalap berusia 33 tahun itu pun harus mengakhiri lomba lebih cepat.
Hal ini sungguh kontras dengan apa yang terjadi pada MotoGP Thailand 2025. Ketika itu, Marquez tampil dominan dengan merebut pole position dan memenangi Sprint Race serta balapan utama.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.