Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggota Komisi X DPR Dukung Kemenpora, Soroti Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing

Cikal Bintang , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2026 |16:39 WIB
Anggota Komisi X DPR Dukung Kemenpora, Soroti Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing
DPR RI mendukung langkah Kemenpora RI dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa atlet panjat tebing (Foto: DPR RI)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta, mendukung langkah Kemenpora RI memberantas dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di dunia olahraga Indonesia. Ia lalu menyoroti kasus yang belakangan menyita perhatian publik.

Kasus tersebut mengguncang cabang olahraga panjat tebing Indonesia. Delapan atlet melaporkan dugaan tersebut kepada Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid.

Ilustrasi Pelecehan Seksual (Freepik)

Panjat tebing selama ini dikenal sebagai cabang olahraga yang menyumbang prestasi di level internasional. Namun, sorotan tajam kini mengarah pada isu serius yang mencoreng proses pembinaan atlet.

1. Prihatin

Verrell menyampaikan keprihatinan atas mencuatnya laporan tersebut. Ia menegaskan dunia olahraga harus menjadi ruang yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

“Saya sangat menyesali kejadian ini dan mengecam segala bentuk kekerasan. Olahraga seharusnya menjadi ruang aman untuk membangun karakter dan meraih prestasi, bukan tempat yang mencederai martabat atlet," kata Verrell dikutip dari keterangan resminya, Jumat (27/2/2026).

"Para atlet yang berlatih artinya sedang mempersiapkan diri untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa, sehingga harus kita jaga dan tidak boleh ada sedikitpun tindakan yang mencederai keamanan, keselamatan dan martabat mereka,” imbuhnya.

“Saya berada di sisi korban dan mendoakan mereka serta keluarga yang terdampak. Kita kawal kasus ini, dan jika terbukti bersalah, pelaku harus mendapat sanksi tegas agar tidak ada lagi korban berikutnya,” tegas Verrell.

Verrell yang duduk di komisi mitra kerja Kemenpora, Komisi X, menyatakan dukungan terhadap langkah investigasi yang berjalan. Ia menilai proses penanganan harus dilakukan secara transparan dan berpihak pada korban.

Politikus kelahiran Jakarta itu juga mengapresiasi langkah Kemenpora yang membuka saluran pengaduan bagi korban kekerasan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan olahraga. Menurutnya, kebijakan tersebut memberi ruang aman bagi atlet yang ingin melapor tanpa rasa takut.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement