KISAH Ruselli Hartawan menarik untuk diulas. Sebab, pebulutangkis cantik Indonesia itu pernah kalahkan sang juara Olimpiade Paris 2024, An Se-young di Hong Kong Open 2019 lalu.
Nama pebulutangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young memang sedang harum-harumnya. Sejak tahun 2023 lalu, performanya terus meningkat dan seakan tak bisa dihentikan.

Sepanjang musim 2023 lalu, tunggal putri Korea Selatan itu sukses memenangkan 8 gelar juara dalam kalender BWF World Tour. Ia juga sukses dalam meraih gelar Kejuaraan Dunia serta Asian Games 2023.
Berlanjut di 2024 ini, cedera memang membuat dirinya menepi dari beberapa turnamen. Namun saat ia tampil, performanya tak terbendung. Terbaru, An Se-young sukses meraih medali emas di ajang Olimpiade Paris 2024.
Gelar ini diraih oleh pebulutangkis berusia 22 tahun itu setelah menumbangkan wakil China, He Bing Jiao di final Olimpiade Paris 2024 dalam dua game langsung, 21-13 dan 21-16. Ia juga bahkan mengalahkan wakil Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung di babak semifinal dengan skor 21-11, 13-21, dan 16-21.
Namun sebelum meraih prestasi seperti saat ini, An Se-young juga mengalami masa-masa yang sulit. Pebulutangkis peringkat 1 ranking BWF itu bahkan pernah dikalahkan oleh tunggal putri Indonesia yang terdegradasi dari Pelatnas PBSI, Ruselli Hartawan.
Bagi yang belum tahu, Ruselli Hartawan adalah mantan pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia yang sempat bergabung ke Pelatnas PBSI. Ia juga pernah mempersembahkan berbagai gelar turnamen BWF untuk Indonesia.