TANGERANG - Kegagalan di Olimpiade Paris 2024 tak membuat atlet dayung Indonesia, La Memo merasa terpuruk. Malahan ia semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan menjalani berbagai laga uji coba demi bisa bersinar di kompetisi-kompetisi mendayung yang akan datang.
Memo menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada cabor dayung di Olimpiade Paris 2024. Sayangnya, kiprah atlet asal Maluku itu sudah terhenti di pesta olahraga terbesar di dunia itu. Dia tampil tak maksimal pada dua babak pertama, yakni babak penyisihan dan babak repechage sehingga pulang tanpa medali.
Kini, Memo yang sudah tiba di Tanah Air mengungkapkan keinginannya untuk bisa menjalani latih tanding lebih banyak untuk meningkatkan performanya. Dia mengakui kalau lawan-lawan terkuatnya adalah dari negara Eropa.
“Mungkin cari sparing atau latih tanding, mungkin itu harus ditingkatkan lagi,,” kata Memo saat ditemui wartawan, Senin (5/8/2024) kemarin.

"Di Olimpiade kali ini saya melihat persainganya lebih ketat. Karena mungkin saya enggak lolos pas 2020 ya, sekarang itu lawan lebih kuat. Khususnya di Eropa. itu yang paling keras, susah," ungkapnya.
Kendati gagal menyumbang medali, Memo tidak patah semangat begitu saja. Atlet asal Maluku ini akan memusatkan fokusnya agar bisa meraih hasil manis di SEA Games 2025 dan Asian Games 2026.