Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Alasan Indonesia Bakal Kalahkan China dan Juara Piala Thomas 2024, Nomor 1 Tebus Kegagalan 2022!

Djanti Virantika , Jurnalis-Minggu, 05 Mei 2024 |08:53 WIB
5 Alasan Indonesia Bakal Kalahkan China dan Juara Piala Thomas 2024, Nomor 1 Tebus Kegagalan 2022!
Tim bulu tangkis Indonesia di Piala Thomas 2024. (Foto: PBSI)
A
A
A

5 alasan Indonesia bakal kalahkan China dan juara Piala Thomas 2024 menarik diulas. Salah satunya adalah ambisi Anthony Sinisuka Ginting cs untuk tebus kegagalan pada edisi sebelumnya yang digelar pada 2022.

Ya, tim bulutangkis Indonesia sukses melesat ke babak final Piala Thomas 2024. Kepastian itu didapat usai mengalahkan Taiwan dengan skor telak 3-0 di babak semifinal.

Di babak final, Jonatan Christie cs akan dihadapkan dengan tuan rumah, China. Laga itu akan digelar di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024) pukul 16.00 WIB.

Jelang laga tersebut, tim bulutangkis Indonesia tentunya punya peluang menjadi juara Piala Thomas 2024. Sejumlah faktor melatarbelakanginya. Apa saja? Berikut 5 alasan Indonesia bakal kalahkan China dan juara Piala Thomas 2024.

5. Rekor Pertemuan Tunggal Putra

Jonatan Christie

Salah satu alasan Indonesia bakal kalahkan China dan juara Piala Thomas 2024 adalah rekor pertemuan tunggal putra. Keunggulan yang dimiliki sejumlah pemain Indonesia tentunya bisa menjadi modal penting dalam menatap laga itu.

Di partai pertama yang menampilkan duel tunggal putra, kemungkinan Anthony Ginting akan berhadapan dengan Shi Yu Qi. Secara head to head, Anthony memang kalah rekor pertemuan dari andalan tunggal putra China itu dengan kedudukan 2-8.

Tetapi di pertemuan terakhir yang terjadi di BWF World Tour Finals 2023, Anthony berhasil menang dengan skor 11-21, 21-7, dan 21-17. Tentunya, ini jadi modal penting.

Selain Anthony Ginting, Jonatan Christie yang kemungkinan besar diturunkan di partai ketiga juga unggul secara rekor pertemuan dari tunggal putra China yang berpotensi dimainkan, yakni Li Shi Feng. Dari 6 laga yang sudah dilakoni, Jonatan menang 5 kali atas Li Shi Feng, termasuk dalam pertemuan teranyar yang terjadi di Badminton Asia Championships 2024.

4. Ganda Putra dalam Tren Positif

Fajar Alfian/Daniel Marthin

Alasan lainnya, ganda putra Indonesia dalam tren positif saat ini. Para wakil Indonesia di sektor ini mampu terus menyumbangkan poin, bahkan kala diturunkan bukan dengan pasangan aslinya.

Saat melawan Korea Selatan, duet dadakan Fajar Alfian/Daniel Marthin bahkan tampil gacor hingga jadi penentu kelolosan Indonesia ke babak semifinal. Lalu, di babak semifinal kemarin, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses menundukkan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, yakni Lee Yang/Wang Chi-lin, dengan skor 16-21, 21-9, dan 21-18.

Torehan itu akan memantik semangat lebih kepada para pemain ganda putra Indonesia. Dengan begitu, mereka bisa lebih on fire dalam menghadapi China di partai puncak nanti.

3. Pemain China Kerap Tampil Inkonsisten

Liang Wei Keng/Wang Chang

Di urutan ketiga, alasan Indonesia bakal kalahkan China dan juara Piala Thomas 2024 adalah kondisi pemain tuan rumah yang masih kerap tampil inkonsisten di ajang ini. Contohnya saja sang ganda putra andalan mereka, Liang Wei Keng/Wang Chang, yang tumbang kemarin saat melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).

Liang/Wang harus mendapat kekalahan usai bertarung sengit 3 gim. Laga berakhir dengan skor 21-15, 12-21, dan 17-21. Tentu saja, hasil ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh wakil Indonesia juga saat harus berhadapan nanti sore.

2. Menang dalam Pertemuan Terakhir Lawan Tim China di Piala Thomas

Piala Thomas 2020

Alasan lainnya adalah Indonesia punya catatan apik kala terakhir kali melawan tim bulutangkis China di Piala Thomas. Pertemuan itu tepatnya terjadi di final Piala Thomas 2020.

Kala itu, Indonesia tampil begitu dominan. Mereka pun berhasil merebut gelar juara usai menang 3-0 atas China dalam laga yang digelar di Aarhus, Denmark, tersebut.

1. Tebus Kegagalan 2022

Piala Thomas 2022

Alasan terakhir adalah tim bulu tangkis Indonesia siap menebus kegagalan pada 2022. Diketahui, tim bulu tangkis Indonesia sukses menembus partai final dalam 3 edisi beruntun Piala Thomas, yakni pada 2020, 2022, dan kini 2024.

Pada edisi 2020, Indonesia pun sukses tampil apik hingga keluar sebagai juara. Tetapi sayang, pada edisi 2022, Anthony Ginting cs gagal mempertahankan gelar usai kalah dari India di babak final dengan skor 0-3.

Kini, tim bulutangkis Indonesia tentunya bertekad membawa pulang lagi Piala Thomas ke Tanah Air. Jika berhasil, mereka akan menebus kegagalan pada 2022.

(Djanti Virantika)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement