2. Hambatan aerodinamis

Pembalap MotoGP dengan postur tubuh pendek juga membuat hambatan aerodinamis saat balapan lebih sedikit. Dengan hambatan yang rendah, motor akan dapat melaju lebih cepat di lintasan.
Hambatan aerodinamis ini berpengaruh pada kecepatan motor. Saat hambatan terlalu besar, dorongan motor ke belakang juga lebih besar. Oleh sebab itu, orang berpostur pendek lebih diuntungkan.
1. Irit bahan bakar

Pembalap dengan postur tubuh pendek dan berat badan yang ringan juga akan membuat motor lebih irit bahan bakar. Pasalnya, pembalap yang ringan membuat beban motor lebih sedikit sehingga penggunaan bahan bakar lebih efisien.
Perlu diketahui, setiap motor hanya dapat menampung maksimal 22 liter bahan bakar untuk balapan. Jika bahan bakar ini habis karena penggunaannya yang kurang efisien akibat berat badan, ada sebuah masalah yang sangat besar.
Itulah alasan kenapa tinggi badan pembalap MotoGP pendek-pendek.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.