Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Saat Kutukan Legenda MotoGP Valentino Rossi Jadi Kenyataan kepada Pembalap Spanyol

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Kamis, 05 Oktober 2023 |22:04 WIB
Saat Kutukan Legenda MotoGP Valentino Rossi Jadi Kenyataan kepada Pembalap Spanyol
Valentino Rossi ketika bersaing dengan Sete Gibernau di lintasan balap (Foto: MotoGP)
A
A
A

SAAT kutukan legenda MotoGP Valentino Rossi jadi kenyataan kepada pembalap Spanyol, Sete Gibernau. Kutukan itu terlontar saat hubungan keduanya memanas di tahun 2004.

Ya, tahun 2004 menjadi awal Valentino Rossi memulai perjalanan baru sebagai pembalap dari tim Yamaha. Sebaliknya, Sete Gibernau menjadi penggantinya di Honda untuk mengendarai motor RC211V.

Valentino Rossi dan Sete Gibernau

Kedua pembalap ini pada mulanya berteman baik dan bersaing secara sehat untuk meraih gelar juara di tahun tersebut. Menyisakan 4 balapan, Rossi unggul 39 poin atas Gibernau dan bersiap untuk mengaspal di Sirkuit Losail, Qatar.

Di malam sebelum balapan, beberapa kru Valentino Rossi datang ke trek untuk membersihkan lintasan tempat Rossi akan melakukan start. Mereka tidak sendirian, ada pula beberapa kru dari Honda Camel Biaggi yang melakukan hal serupa.

Usut punya usut, tindakan itu dituding sebagai usaha mengubah posisi start dengan menggunakan skuter paddock. Tim Gresini Gibernau diduga menjadi dalang dalam tuduhan itu. Akibatnya, Rossi harus start di posisi paling belakang.

Tidak terima dengan hal itu, tim Rossi juga menuduh hal serupa pada Biaggi yang membuatnya menemani Rossi di belakang.

Saat balapan, Rossi benar-benar tidak diuntungkan. Usaha kerasnya sempat membuahkan hasil saat dirinya merangsek hingga posisi keempat di belakang Gibernau, Carlos Checa dan Colin Edwards.

Namun insiden fatal terjadi. The Doctor melebar ke rumput buatan hingga terlempar dan terjatuh di lintasan. Di sisi lain, Gibernau dengan meyakinkan sukses memenangkan balapan itu dan memangkas selisih poinnya dengan Rossi.

Rossi tidak terima kalah oleh Gibernau yang menudingnya melakukan kecurangan hingga membuatnya start paling belakang. Akibatnya, Rossi kemudian melontarkan sebuah kutukan pada Gibernau.

VR46 bersumpah bahwa Sete Gibernau tidak akan pernah memenangkan balapan apapun setelah balapan di Qatar itu.

Valentino Rossi dan Sete Gibernau

Benar saja, di tiga balapan tersisa di musim itu, Valentino Rossi menyapu bersih semuanya dengan kemenangan. Sete Gibernau pun gigit jari lantaran gagal menikung The Doctor dalam perebutan gelar juara.

Tidak berhenti hingga situ, di awal musim 2005 hubungan keduanya semakin memburuk. Puncaknya di tikungan terakhir Sirkuit Jerez, Rossi dan Gibernau terlibat crash yang membuat Gibernau terjatuh dan Rossi memenangkan balapan.

Kutukan Rossi kepada Gibernau itu pun terus berlanjut saat pembalap Spanyol itu pindah dari Honda Gresini ke Ducati Marlboro pada 2006. Disana, Sete Gibernau tetap tidak mampu memenangkan gelar hingga akhirnya mengalami cedera parah dan memaksanya pensiun.

(Reinaldy Darius)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement