Hal itu kemudian memunculkan teori Tony, jika direkrut PBSI, akan diplot sebagai pelatih ganda putra. Segudang pengalaman yang dimilikinya kala masih aktif sebagai pemain tentu menjadi aset berharga.
Pelatih kelahiran Surabaya itu tercatat pernah meraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Candra Wijaya. Selain itu, Tony juga kerap tampil di nomor ganda, terutama putra dan campuran.
Patut ditunggu apakah PBSI bisa menangkap kode dari Arbi atau tidak. Pasalnya, Tony sempat dilirik BAM untuk menangani ganda campuran Malaysia pada November 2022. Jika tak bergerak cepat, Indonesia bisa jadi bakal gigit jari.
(Wikanto Arungbudoyo)