PENGAKUAN Jorge Lorenzo soal rivalitas Marc Marquez dan Valentino Rossi yang menguntungkannya. Lorenzo sukses menjadi juara dunia MotoGP 2015 karena hal ini.
Pada musim 2015 silam, dua pembalap Yamaha, yaitu Lorenzo dan Rossi, bersaing ketat untuk gelar juara dunia. Persaingan bahkan berlangsung hingga seri terakhir di Valencia, Spanyol.

Ada klaim bahwa Marc Marquez berupaya untuk membantu Jorge Lorenzo menjadi juara dunia pada saat itu. Valentino Rossi mendapat hukuman atas kecelakaan Marc Marquez di Sirkuit Sepang pada MotoGP Malaysia 2015.
Di seri terakhir, Rossi dijatuhi hukuman dengan start dari posisi ke-25. Dia sukses memperbaiki posisinya dengan melewati 21 pembalap. Namun, finis keempat tidaklah membantunya untuk menjadi juara dunia.
Jorge Lorenzo finis sebagai pemenang dalam seri ini. Marc Marquez finis tepat di belakangnya dan ada dugaan bahwa sang pembalap Repsol Honda sengaja tidak membalap Lorenzo pada saat itu agar Rossi tak jadi juara dunia.
Pada akhirnya, Lorenzo yang keluar sebagai juara dunia dengan raihan 330 poin. Rossi di tempat kedua, hanya lima poin di belakang rekan setimnya tersebut.
Rossi dan Marquez memang memiliki rivalitas panjang di antara mereka. Bagi Lorenzo, ini tentu menguntungkan dan dia mengakuinya.
“Hubungan mereka berubah. Saya menyaksikan apa yang terjadi di antara mereka dan saya gembira melihatnya. Pertarungan di antara mereka bisa menguntungkan saya, dan itulah yang terjadi,” kata Lorenzo dalam film dokumenter berjudul Marc Marquez: All In, dikutip dari Crash, Jumat (3/3/2023).

Di konferensi pers, Rossi kerap kali mengeluhkan tindakan Marquez pada saat itu. Lorenzo mengingatnya dan menyebut The Doctor – julukan Valentino Rossi – sebagai pembalap yang lemah.
“Jika Anda merasa kuat dan Anda tahu akan memenangkan semua balapan, Anda tidak perlu membicarakan hal-hal seperti ini,” tandasnya.
(Dimas Khaidar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.