Kendati sangat percaya diri, Pecco sadar bahwa hal itu bakal memberikan tekanan yang besar pada dirinya yang mungkin bisa menyebabkan dampak buruk pada performanya. Namun, sebisa mungkin dia mengaku ingin menikmatinya.
“Ketika Anda adalah pria yang harus dikalahkan, tekanan dapat menghasilkan hal-hal buruk. Saya tak ingin terburu-buru, tetapi saya ingin menikmati apa yang saya lakukan karena saya masih belum selesai,” jelas rider jebolan VR46 Academy itu.

Pecco pun berharap bisa mempertahankan gelar di MotoGP 2023 dengan performa yang kuat sejak awal dan stabil hingga akhir musim. Sebab, ketika juara musim lalu, dia sempat terseok-seok dan bahkan tertinggal 91 poin dari sang pemuncak klasemen, Fabio Quartararo.
“Tentunya, strategi untuk tahun depan disiapkan untuk menang. Saya berharap bisa menjalani awal musim yang lebih mudah dan musim yang lebih stabil,” harap murid Valentino Rossi itu.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.