Share

Ini Kunci Sukses Gregoria Mariska Tunjung saat Kalahkan Wakil China di Semifinal Australia Open 2022

Cikal Bintang, Jurnalis · Sabtu 19 November 2022 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 19 40 2710867 ini-kunci-sukses-gregoria-mariska-tunjung-saat-kalahkan-wakil-china-di-semifinal-australia-open-2022-oVUGTHr2no.jpg Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: PBSI)

SYDNEY – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, sukses mengalahkan wakil China, Han Yue di semifinal Australia Open 2022. Menurut pemaparan Gregoria, kemenangan itu dapat diraih berkat dirinya yang mampu meminimalisirkan kesalahan saat pertandingan berlangsung,

Gregoria berhasil mengalahkan Han Yue dalam pertarungan sengit di Sydney Olympic Sports Center, Sydney, Australia pada Sabtu (19/11/2022). Gregoria sempat menelan kekalahan di gim pertama dari pebulutangkis ranking 12 dunia itu.

Namun, setelah tampil konsisten, Gregoria akhirnya mengunci kemenangan atas Han dalam pertarungan tiga gim lewat skor 18-21, 21-16, dan 21-14. Kemenangan ini bertambah manis karena Gregoria mencapai final BWF World Tour untuk pertama kalinya.

Gregoria Mariska Tunjung

Selepas pertandingan, Gregoria menjelaskan kunci suksesnya untuk menang dalam pertandingan tersebut. Melawan ranking 12 dunia, Gregoria mengatakan sudah banyak evaluasi dari turnamen sebelumnya. Pebulutangkis berusia 23 tahun itu mengungkap telah meminimalisir kesalahannya.

"Setelah kalah, saya harus tetap berjuang dan pantang menyerah saja. Saya bisa belajar dan tidak ingin main seperti gim pertama tadi," kata Gregoria dinukil dari rilis resmi PBSI, Sabtu (19/11/2022).

"Pada gim kedua, saya juga belajar dari kekalahan di Hylo Open lalu. Saat itu saya kalah tipis karena kesalahan-kesalahan kecil. Kali ini saya tidak ingin kesalahan-kesalahan kecil itu terulang lagi. Yang penting harus dapat poin dan saya harus memaksa. Fokusnya juga saya paksa dan juga harus tahan," sambungnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Lebih jauh, Gregoria menjelaskan alasan mengapa terburu-buru di awal dan melambat pada akhir pertandingan gim ketiga. Menurutnya, pengaturan tempo permainan ini dibuat agar bisa meraih kemenangan.

"Saya main seperti pada gim kedua saja. Memang pada awal gim ketiga saya masih sempat belum in dan buru-buru juga. Tetapi dengan memaksa, saya akhirnya bisa unggul 11-8 dan terus memimpin dan makin yakin,” jelas Gregoria.

Gregoria Mariska Tunjung

“Saya tetap terus memaksakan diri. Saya nggak mikir sudah unggul jauh. Saya malah lebih hati-hati, sebelum gim berakhir," imbuhnya.

Sementara itu, untuk selanjutnya, Gregoria akan berhadapan dengan unggulan Korea Selatan, An Se Young di final Australia Open 2022. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Sydney Olympic Sports Center, Sydney, Australia pada Minggu 20 November 2022 besok.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini