“Dalam hal itu, perubahan itu tidak cukup karena ada dua atau tiga pabrikan yang ada di depan kami saat ini. Saya berbicara dalam bentuk jamak karena kami adalah tim dan, ketika kami menang, seluruh tim menang, dan ketika segala sesuatunya tidak berhasil, itu semua tentang tim juga,” lanjut Marquez.
Sebagai informasi, Ducati menjadi juara konstruktor MotoGP 2022, yang merupakan gelar ketiga berturut-turut yang mereka dapatkan. Sementara itu, posisi kedua saat ini ditempati Aprilia yang pada musim lalu berada di dasar klasemen, tetapi kini sudah mengemas satu kemenangan dari sembilan podium.
Hal itu jelas menunjukkan bahwa Aprilia jauih lebih baik dari Honda dari segi pengembangan motor musim ini. Oleh karena itu, tim berlogo sayap emas bakal berjuang keras untuk meningkatkan performa RC213V mereka agar bisa kembali bersaing di papan atas tahun depan.

“Honda bekerja keras untuk 2023 karena semuanya tidak berjalan dengan baik. Saya tahu saya belum berada di jalur yang benar, tapi itu bukan alasan,” ujar pembalap berusia 29 tahun itu.
“Beberapa pebalap yang kami miliki saat ini, Pol Espargaro dan Alex Marquez, adalah juara dunia dan saya pikir potensi semua pembalap Honda tidak berada di posisi mereka akhir-akhir ini,” imbuhnya.
Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.