Share

Jelang Final IBL 2022: Hadapi Satria Muda, Pelita Jaya Harus Perbaiki Kekurangan

Maulana Yusuf, Jurnalis · Selasa 23 Agustus 2022 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 23 40 2652879 jelang-final-ibl-2022-hadapi-satria-muda-pelita-jaya-harus-perbaiki-kekurangan-nsqw7GIq7M.jpg Pelita Jaya fokus memperbaiki kekurangan jelang final IBL 2022 kontra Satria Muda. (Foto: IBL)

JELANG final IBL 2022 melawan Satria Muda (SM) Pertamina Jakarta, Pelita Jaya akan fokus pada persiapan. Mereka mengaku akan memperbaiki kekurangan pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Pelita Jaya ditantang Satria Muda di laga pamungkas IBL tahun ini. Final akan menggunakan sistem best of three di GOR C-Tra Arena, Bandung. Laga pertama akan dihelat pada Sabtu (27/8/2022).

Pelita Jaya

Kemudian gim kedua, akan berlangsung pada Minggu (28/8/2022). Akan tetapi, jika skor imbang 1-1, maka gim ketiga akan dimainkan pada Selasa (30/8/2022).

Perjalanan Pelita Jaya memang cukup mulus di IBL 2022 ini. Mereka berhasil mengalahkan West Bandits Combiphar Solo dengan skor agregat 2-0 di laga semifinal.

Meski begitu, asisten pelatih Pelita Jaya, Koko Heru Setyo Nugroho menyebut anak asuhnya masih memiliki kekurangan sebelum menghadapi laga final. Meskipun, pada laga semifinal itu para pemain Pelita Jaya bermain sesuai rencana.

"Masih banyak PR, tetapi biarlah para pemain menikmati kemenangan ini," ungkap Koko, dilansir dari laman resmi IBL, Selasa (23/8/2022).

"Hari ini game plan berjalan baik walau kami masih struggle dengan tembakan tiga angka," tambah Koko.

Pelita Jaya

Pelita Jaya memang hanya mampu melesakkan empat tembakan tiga angka dari 24 kesempatan yang didapat. Sebab itu, persentase keberhasilan three points mereka hanya 16,7 persen.

Sementara itu, salah satu Guard muda Pelita Jaya, Yesaya Saudale, mengaku senang lantaran bisa melaju ke final yang pertama baginya. Ia pun memastikan Pelita Jaya bakalan mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang terjadi di laga sebelumnya.

"Musim pertama bersama Pelita bisa masuk semifinal dan final pertama bagi saya. Kami masih harus memperbaiki hal-hal kecil. Tak ada beban bagi saya. Pelatih juga tidak memberi tugas khusus, just play basketball," tukas Yesaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini