"Pertama, Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan tanpa cedera juga," ungkap Ginting, dilansir dari rilis resmi PBSI yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (22/8/2022).
"Di gim pertama saya bermain cukup tegang, dari pergerakan kaki juga terlalu lambat jadi kurang bisa bermain dengan pola saya sendiri," cetus Ginting.
Meski begitu, Ginting akhirnya mampu bangkit di gim kedua dan ketiga. Atlet berusia 25 tahun itu menjelaskan bahwa kunci kesuksesannya dalam membalikkan keadaan yaitu dengan mempercepat intensitas permainannya.
"Di gim kedua dan ketiga coba buat percepat tempo permainan dan berhasil, akhirnya permainan lebih bisa berkembang dan lebih bisa menikmati pertandingan juga lebih tenang. Puji Tuhan bisa menang," jelas Ginting.
"Ygor adalah pemain yang bagus jadi tadi memang saya harus waspada," tandasnya.
(Hakiki Tertiari )