DIREKTUR balap Aprilia Racing, Massimo Rivola menyebutkan timnya saat ini masih perlu mengembangkan lebih motornya agar bisa jadi yang terbaik di MotoGP. Massimo Rivola pun menyinggung, Aprilia Racing masih perlu mengembangkan paket aerodinamika yang ada di motor timnya.
Datang ke MotoGP bersama Aprilia pada 2019 lalu, Massimo Rivola dianggap sebagai salah satu sosok yang sangat penting, bagi perkembangan tim. Ia sangat memperhatikan bagian aerodinamis pada kuda besinya agar bisa membuatnya menjadi lebih cepat.

Pria asal Italia itu pun mendatangkan sejumlah ahli aerodinamika dari Formula One (F1). Sebab, dia punya pengalaman bekerja di balapan F1 bersama Ferrari dan Scuderia Toro Rosso.
Menurutnya, perekrutan ahli aerodinamika yang bagus sangat berdampak besar pada perkembangan motor Aprilia. Pasalnya, dia sadar bahwa RS-GP tida memiliki mesin terbaik di MotoGP.
“Kami tidak berpikir kami memiliki motor MotoGP terbaik dan kami tidak berpikir kami sepenuhnya memahami aerodinamika. Tetapi kami yakin bahwa ada banyak hal yang dapat ditemukan dan ditingkatkan di area ini,” kata Massimo Rivola dilansir dari Speedweek, Minggu (14/8/2022).
“Itulah mengapa penting untuk menemukan insinyur aerodinamis yang baik dan terowongan angin yang baik. Kami menggunakan terowongan angin yang sama dengan KTM, bekas terowongan angin Formula 1 Toyota di Cologne dan sebelumnya kami memakai terowongan angin yang berbeda,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pria 50 tahun itu yakin timnya bisa terus mengembangkan paket aerodinamika untuk RS-GP. Sebab menurutnya, itu akan membuat Aprilia semakin kompetitif di balapan kuda besi paling elite di dunia itu.

“Anda juga harus menemukan hubungan antara apa yang Anda lakukan di terowongan angin dan apa yang Anda lakukan di Computer Aided Design (CAD). Perbedaan terowongan angin (motor MotoGP dengan mobil F1) adalah bahwa sepeda motor benar-benar menghadap angin,” ujar pria berpaspor Italia itu.
“Dalam desain komputer, Anda harus membayangkan bagaimana pengendara akan berperilaku pada sepeda di trek balap. Saya merasa kami dapat terus meningkatkan aerodinamis,” tambahnya.
Berkat pemikiran Massimo Rivola, Aprilia Racing menjelma menjadi tim yang sangat kompetitif pada MotoGP 2022. Mereka membantu Aleix Espargaro duduk di posisi dua klasemen setelah 12 dari 20 seri digelar dengan selisih 22 poin dari Fabio Quartararo, yang duduk di posisi puncak.
(Hakiki Tertiari )
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.