Pembalap berusia 25 tahun itu menjelaskan kemenangan juga tak lepas dari keuntungan karena Fabio Quartararo terkena long lap penalty. Pecco mengatakan tanpa sanksi tersebut El Diablo -julukan Fabio Quartararo- memiliki kecepatan bagus untuk bisa mengalahkanya.
"Hari ini berjalan dengan baik karena Quartararo memiliki masalah. Tanpa penalti, ia memiliki kecepatan untuk melaju dan menang," kata Bagnaia dilansir dari Motosan, Senin (8/8/2022).
Namun, pada balapan berikutnya, bukan Yamaha yang akan diwaspadai pembalap Italia itu. Ia memprediksi Aprilia akan menjadi tim yang akan memberikan ancaman untuk menghalanginya mendapatkan kemenangan.
"Pada akhir situasi ini kita harus mengambil keuntungan. Kami akan melihat di Austria, yang merupakan trek bagus bagi kami, tetapi Aprilia akan sama dengan kami," pungkasnya.
(Hakiki Tertiari )
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.