BOS Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta tak keberatan dengan hengkangnya Suzuki daari MotoGP tahun depan. Baginya, tanpa Suzuki MotoGP 2023 masih bisa berlangsung seperti normal dengan 20 motor yang bersaing dari garis start.
Ya, sebagaimana diketahui, Suzuki resmi meninggalkan ajang MotoGP di akhir musim 2022. Pabrikan asal Hamamatsu, Jepang itu memutuskan pergi akibat masalah finansial akibat Covid-19.

(Suzuki Ecstar resmi tinggalkan MotoGP musim depan)
Praktis peserta MotoGP 2023 akan berkurang. Dengan demikian hanya ada 20 motor yang bertarung di arena balap musim depan.
Menanggapi hal itu, Carmelo Ezpeleta mengatakan 20 motor di MotoGP 2023 sudah cukup. Namun ia menilai 22 motor menjadi angka yang ideal.
“Bagi kami, 20 motor sudah cukup untuk kejuaraan, jadi 22 adalah angka yang ideal,” ucap Carmelo Ezpeleta dikutip dari Motorsports, pada Kamis (21/7/2022).
Selain itu, Carmelo Ezpeleta menjelaskan, tahun depan Yamaha hanya akan memiliki dua motor saja. Sebab di Yamaha tampil tanpa tim satelit, hanya tim pabrikan saja. Namun di musim selanjutnya, ia berharap Yamaha bisa kembali memiliki tim satelit.
"Tahun depan Yamaha hanya punya dua motor. Tahun-tahun berikutnya saya rasa tidak," timpalnya.
Sekadar diketahui, musim depan WithU-RNF sudah tidak menjadi bagian dari Yamaha. Tim milik Razlan Razali itu memutuskan untuk bergabung dengan Aprilia sebagai tim satelit.

Sementara manajer tim Yamaha Massimo Meregalli telah mengumumkan akan mencari pengganti RNF. Mooney VR46 pun dirumorkan akan bergabung dengan pabrikan asal Jepang tersebut, tetapi kontrak bersama Ducati akan menjadi penghambat.
Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.
(Hakiki Tertiari )