Kedua pemain saling berbalas poin. Meski begitu, Wang masih diunggulkan lewat skema bermain cepatnya yang terbukti efektif. Sementara, Grego mencoba mengantisipasinya dengan lebih hati-hati dalam mengembalikan bola.
Menjelang interval, Gregoria semakin terbawa dalam pola permainan yang diterapkan Wang. Tidak jarang, pemain kelahiran Wonogiri itu mati langkah ketika mencoba menerima bola dari Wang.
Alhasil, Wang berhasil mengungguli Grego pada interval gim kedua dengan skor 11-5. Setelah jeda, Grego bermain lebih efektif demi mengejar ketertinggalan, ia juga jarang melakukan kesalahan seperti sebelumnya.
Hasilnya cukup manis, Grego mampu meraih poin secara beruntun untuk memangkas jarak poin. Sekarang, Grego dan Wang sama-sama mengemas 17 poin menjelang akhir pertandingan gim kedua.
Semakin ketat, kedua pemain saling berbalas poin di akhir pertandingan kedua. Sayangnya, Grego gagal konsisten, dan harus mengakui kekalahan dari Wang dengan skor 18-21.
(Rivan Nasri Rachman)