Jadi sangat jelas, Quartararo menjadi satu-satunya pembalap Yamaha yang sudah paham betul membuat YZR M1 bisa bersaing dengan motor-motor dari tim pabrikan lainnya. Morbidelli pun mengakui bahwa yang dilakukan oleh rekan setimnya itu sangat sulit untuk ditiru.
Pembalap berjuluk El Diablo itu mampu mempertahankan kecepatannya ketika sedang berada di tikungan. Hal itulah yang dinilai Morbidelli kalau tidak ada pembalap Yamaha yang mampu menirunya.

“Sulit untuk melakukan apa yang Fabio lakukan. Fabio berhasil mempertahankan kecepatan di tikungan dan mengerem sangat terlambat. Ini membuat banyak waktu,” kata Morbidelli, dilansir dari Motosan, Sabtu (9/7/2022).
“Fabio memaksimalkan setiap aspek motor kami secara maksimal. Dia memanfaatkan potensinya sebaik-baiknya,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.