Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Termasuk Aleix Espargaro, 2 Pembalap Ini Pernah Lakukan Selebrasi Sebelum Kelar Balapan

Fitradian Dimas Kurniawan , Jurnalis-Senin, 06 Juni 2022 |12:38 WIB
Termasuk Aleix Espargaro, 2 Pembalap Ini Pernah Lakukan Selebrasi Sebelum Kelar Balapan
Aleix Espargaro melakukan hal konyol di MotoGP Catalunya 2022 (Foto: MotoGP)
A
A
A

PEMBALAP Aprilia Racing, Aleix Espargaro larut dalam rasa malu bercampur kesal lantaran hal konyol yang ia lakukan ketika balapan MotoGP Catalunya 2022 pada Minggu, 5 Juni 2022 malam WIB. Ya, pembalap asal Spanyol itu sempat melakukan selebrasi, padahal balapan masih tersisa satu putaran terakhir.

Memasuki putaran terakhir, kesalahan fatal dibuat oleh Aleix Espargaro. Ia mengira balapan telah berakhir dan memelankan laju motornya. Tidak hanya itu, dia juga sudah mulai melambaikan tangannya kepada penonton.

Julian Simon

(Julian Simon ketika melakukan selebrasi dini)

Butuh beberapa waktu sebelum akhirnya Aleix Espargaro menyadari kesalahannya. Setelah melihat beberapa rider masih melaju dengan kecepatan penuh, ia baru sadar dan kembali memacu motornya.

Padahal, posisi Aleix Espargaro sendiri tengah menempati urutan kedua, di belakang Fabio Quartararo. Namun, akibat kesalahannya, ia disalip Jorge Martin, Johann Zarco dan Joan Mir. Aleix Espargaro pun harus puas berada di posisi kelima.

Kendati demikian, Aleix Espargaro bukan pembalap pertama yang pernah melakukan hal serupa. Setidaknya, ada beberapa rider yang pernah membuat kesalahan serupa, meski di kelas di bawah.

Bahkan, kejadian yang menimpa Aleix Espargaro juga pernah terjadi pada 2009 di lintasan yang sama, Sirkuit Catalunya, Barcelona. Hal tersebut dialami oleh pembalap kelas GP125, Julian Simon, yang ketika itu membesut motor Aprilia milik tim Aspar.

Saat menjalani GP125 Catalunya 2009, Simon dapat tampil perkasa. Kemenangan pun berada di depan mata, usai bersaing dengan Andrea Iannone. Sampai akhirnya balapan memasuki putaran terakhir.

Sama seperti Aleix Espargaro, saat itu Simon juga mengira balapan telah usai. Dia pun merayakan kemenangannya. Namun, dia dapat segera menyadari kesalahannya, sehingga nyaris meraih podium. Hanya saja, pada akhirnya dia harus rela finis di posisi keempat.

Alex Rins

(Alex Rins)

Beruntung bagi Simon, dia dapat mengakhiri musim 2009 sebagai juara dunia GP125 2009. Tetapi, kariernya memang tidak lama dan kini ia diketahui berperan sebagai pelatih Fabio Quartararo.

Kesalahan serupa juga pernah dialami Alex Rins. Hal tersebut dilakukannya ketika masih balapan di kelas Moto3 bersama tim Estrella Galicia pada Moto3 Republik Ceko 2014 silam.

Seperti biasa, persaingan di kelas Moto3 sangat ketat. Meski begitu, Rins dapat memimpin dengan jarak yang cukup aman dan kemenangan hamper pasti didapat oleh Rins.

Hanya saja, dia merayakan kemenangannya terlalu awal. Dia sudah mengangkat tangannya, ketika memulai putaran terakhir. Kejadian itu membuat posisinya melorot ke peringkat kesembilan, dan Alex Marquez memenangkan balapan tersebut. 

Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.
https://vipl.us/s53nk

Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.

(Hakiki Tertiari )

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement