Kecuali, hal itu tidak dialami oleh Fabio Quartararo. Sementara para pebalap lainnya di pabrik Iwata itu seperti Brad Binder harus berjuang keras setelah mendapatkan hasil yang kurang baik.
“Saya tidak tahu apakah Yamaha telah secara sukarela memutuskan untuk mencapai titik ini atau apakah situasi ini (sulit) muncul dengan sendirinya,” papar Dovizioso, dilansir dari Motosan, Jumat (20/5/2022).

Adapun, lebih lanjut, hal serupa juga dialami oleh tim Honda. Di mana, pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez dan Pol Espargaro juga belum bisa menampilkan performa terbaiknya. Sebab itu, ia mengklaim bahwa situasi yang dialami Yamaha sama dengan Honda.
“Di Honda saya pikir itu adalah keputusan untuk pergi ke arah itu. Tapi situasi di Yamaha sekarang mirip dengan Honda, karena hanya pebalap (Quartararo) yang bisa memanfaatkan potensi motornya,” tutup pebalap asal Italia itu.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.