LOSAIL – Mantan pembalap MotoGP, Alex Criville, mengomentari penampilan Pol Espargaro di MotoGP Qatar 2022. Melihat Pol Espagaro gagal menang, Criville pun mengungkap penyebabnya.
Criville mengatakan penurunan performa ban menjadi penyebab Pol Espargaro gagal menjadi juara di MotoGP Qatar 2022. Padahal, Pol Espargaro punya kans besar karena sempat memimpin jalannya balapan hingga separuh lap lebih.

Sebagaimana diketahui, MotoGP Qatar 2022 memang telah usai digelar, di mana Enea Bastianini (Gresini Racing) berhasil merajai Sirkuit Internasional Losail, Qatar pada Minggu 6 Maret 2022. Sementara Pol Espargaro, dia harus puas dengan podium ketiga.
Pembalap asal Spanyol itu sejatinya sempat memimpin balapan hingga lap ke-17, tetapi gagal mempertahankan posisinya. Bastianini kemudian berhasil menyalipnya dan mempertahankan posisi hingga garis finis. Posisi kedua pun disii oleh Brad Binder (Red Bull KTM).
BACA JUGA: Jelang MotoGP Mandalika 2022, Logistik MotoGP Mulai Tiba di Bandara Lombok
Melihat hasil yang diraih rekan Marc Marquez, Criville menyambutnya dengan positif. Dia pun melempar pujian untuk Pol Espargaro karena dianggap sudah tampil bagus di lap awal balapan.
BACA JUGA: Biodata dan Agama Pol Espargaro, Rekan Setim Marc Marquez di MotoGP 2022
"Pol Espargaro membuat awal yang brilian yang membawanya untuk mengambil tempat pertama di tikungan kedua," kata Criville, dilansir dari Motosan, Sabtu (12/3/2022).
Criville menilai penurunan performa ban menjadi penyebab Pol Espargaro gagal mengakhiri balapan dengan kemenangan. Jika tidak mengalami masalah tersebut, adik dari Aleix Espargaro itu bisa keluar sebagai pemenang.
"Espargaro memimpin balapan selama 17 lap pertama hingga performa ban belakang turun. Jika bukan karena kemunduran itu, dia akan memiliki kesempatan untuk memenangkan perlombaan," ucap Criville.

Criville sendiri mengaku terkejut dengan performa Brad Binder yang bisa meraih posisi kedua, meski memulai balapan dari posisi ketujuh. Usahanhya hingga akhir balapan dinilai jadi faktor penting yang membawa Binder mendulang hasil manis.
"Saya terkejut dengan performa Brad Binder di KTM karena dia tidak berada di pool favorit. Tapi pada akhirnya, dia berjuang untuk menang hingga lap terakhir," pungkasnya.
(Djanti Virantika)