Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disalip Enea Bastianini, Brad Binder: Rasanya seperti Kehilangan Harapan

Muammar Yahya Herdana , Jurnalis-Senin, 07 Maret 2022 |12:39 WIB
Disalip Enea Bastianini, Brad Binder: Rasanya seperti Kehilangan Harapan
Brad Binder, pembalap KTM Red Bull (Foto: MotoGP)
A
A
A

PEMBALAP KTM Red Bull, Brad Binder merasa kehilangan harapan, ketika Enea Bastianini menyalipnya di putaran ke-14 balapan MotoGP Qatar 2022 di Sirkuit Losail. Rider asal Afrika Selatan itu merasa lemas, hingga kesulitan merebut urutan pertama sampai balapan usai.

Brad Binder tampil cemerlang di balapan perdana MotoGP musim ini. Dirinya memulai balapan dari posisi ketujuh. Binder memuaku hingga bisa finis di urutan kedua.

BRAD BINDER

Namun, sebenarnya Binder mendapat kesempatan untuk menjadi juara di Sirkuit Losail. Hanya saja semua sirna, saat Bastianini berhasil menyalip Binder pada putaran ke-14, untuk merebutkan posisi kedua. Setelah itu, Binder merasa bahwa dirinya tidak akan bisa untuk mengambil alih posisinya kembali dari Bastianini.

“Ketika Enea menyalip, saya merasa tidak memiliki harapan merebut posisinya kembali. Jadi saya memilih untuk melanjutkan balapan berusaha untuk tidak membuat kesalahan,” ungkap Binder dilansir dari Italy 24 News, Senin (7/3/2022).

Meski begitu, Binder akhirnya berhasil kembali mendapatkan posisi kedua pada putaran ke-19. Dirinya berhasil menyalip Pol Espargaro, yang sedang bersaing dengan Bastianini untuk urutan pertama.

Kondisi kedua pembalap yang cukup melebar dari lintasan, membuat Binder bermanuver mengambil alih posisi kedua. Pada dua putaran terakhir, Binder berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya. Namun pembalap 26 tahun itu gagal merebut posisi pertama, meski telah menggeber motornya ke batas maksimal.

“Saya pikir tim melakukan pekerjaan yang luar biasa pada motornya, dalam dua lap terakhir saya mencoba untuk memperbaiki posisi tetapi motor sudah mencapai batasnya,” sambungnya.

RED BULL KTM

Ia tak menyangka bisa finis posisi kedua. Sebab, Binder tidak cukup yakin, melibas pesaingnya di lintasan. Ia merasa kesulitan bersaing dengan pembalap lainnya. Kendati demikian, Binder berusaha mendorong motor yang ditungganginya agar meraih hasil terbaik.

“Ada saat-saat ketika saya pikir saya tidak lagi cukup untuk bersaing dengan yang lain, tetapi saya mencoba untuk menjaga kecepatan dengan konstan, mendorong motor hingga batasnya, dan itu cukup berhasil,” tuturnya.

Hasil ini membawa Binder mencapai hasil lebih baik ketimbang MotoGP 2021 di Sirkuit Losail. Pada musim sebelumnya, ia harus puas menyudahi balapan di posisi ke-14. Sementara, di musim ini ia berhasil finis di urutan kedua, dan bisa mengantongi 20 poin di klasemen pembalap MotoGP musim ini.

(Rivan Nasri Rachman)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement