Loh Kean Yew sadar bahwa semuanya sangat berbeda ketika dia menginjakkan kaki di lapangan sekarang. Akan ada lebih banyak harapan dan lebih banyak tekanan.
“Saya selalu menjadi underdog. Ini adalah pertama kalinya saya bermain sebagai penantang, jadi tekanan dan ekspektasi adalah sesuatu yang perlu saya pelajari untuk tangani,” lanjutnya.
“Saya pelan-pelan belajar. Ini adalah awal yang baru bagi saya. Saya mencoba untuk belajar sebanyak yang saya bisa,” terangnya.

“Aku sudah ingin melupakannya (gelar juara dunia). Saya ingin memulai dari nol, memulai lagi dan melupakannya,” tambah Loh.
Untuk mempersiapkan musim 2022, Loh sebelumnya sudah latihan bersama Viktor Axelsen (Denmark) dan beberapa atlet bulu tangkis lainnya di Dubai, Uni Emirat Araab (UEA). Pada musim lalu Loh juga melakukan hal yang sama dan hasilnya adalah gelar juara dunia bulu tangkis 2021.
(Rivan Nasri Rachman)