Share

Andy Murray Akui Novak Djokovic Rajanya Australia Open

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 26 Desember 2021 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 40 2522486 andy-murray-akui-novak-djokovic-rajanya-australia-open-sF4ujcXbRb.jpg Andy Murray mewaspadai Novak Djokovic di Australia Open 2021 (Foto: Reuters)

GLASGOW โ€“ Rekor fantastis petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, di Australia Open tidak dapat dibantah. Oleh sebab itu, mantan petenis ranking satu dunia, Andy Murray, amat mewaspadi Djokovic di Australia Open 2022.

Sebagaimana diketahui, Djokovic adalah pemegang rekor gelar terbanyak Grand Slam bersama Rafael Nadal dan Roger Federer. Uniknya, dari 20 gelar yang dikoleksi Djokovic, sebanyak sembilan trofi diraih di Australia Open.

Novak Djokovic (Foto: Reuters)

Petenis asal Serbia itu pertama kali meraih gelar juara Australia Open pada 2008 saat mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga yang berasal dari Prancis. Sekarang, dia berstatus sebagai juara bertahan usai menumbangkan Daniil Medvedev di partai puncak Australia Open 2021. Bahkan, dia telah menjuarai salah satu turnamen tenis paling bergengsi itu tiga kali berturut-turut.

Murray pun menilai Djokovic mustahil kalah di Australia Open 2022. Selain itu, pemain berusia 34 tahun tersebut juga bisa beradaptasi terhadap lapangan dengan permukaan ap apun sehingga sangat sulit untuk dibungkam.

BACA JUGA: Dapat Wildcard, Andy Murray Akan Mentas di Australia Open 2022

โ€œKetika nama Djokovic muncul, hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah Australia. Dia tidak tersentuh di sana,โ€ kata Murray, dilansir dari Tennis World USA, Minggu (26/12/2021).

โ€œItu adalah misi yang mustahil untuk mengalahkannya. Jumlah gelar yang dia miliki di sana sangat gila. Selain itu, sulit untuk bermain melawan Novak. Di permukaan apa pun, karena ia menyesuaikan diri dengan sangat baik di semua permukaan,โ€ ucap Murray.

Andy Murray (Foto: Reuters)

Namun, belum diketahui apakah Djokovic akan berlaga pada Australia Open 2022. Pasalnya, hingga kini, dia masih belum divaksin. Padahal, itu merupakan syarat utama untuk bisa masuk ke Negeri Kangguru.

Sementara itu, Murray dipastikan akan berkompetisi di turnamen, yang akan digelar pada 17 hingga 30 Januari 2022 mendatang, setelah mendapakan jatah wildcard. Alhasil, dia akan melakukan comeback-nya di Australia setelah tiga tahun absen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini