Share

Pebulu Tangkis Senior Malaysia Diminta Tiru Kolaborasi Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Cikal Bintang, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 40 2514103 pebulu-tangkis-senior-malaysia-diminta-tiru-kolaborasi-greysia-polii-apriyani-rahayu-kAj7gNheb2.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)

KUALA LUMPUR – Pebulu tangkis senior Malaysia, Chan Peng Soon, diminta bisa meniru kesuksesan yang dicapai ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Kepala pelatih ganda campuran Malaysia, Paulus Firman menilai kombinasi pasangan senior-junior bisa berjalan dengan baik.

Pebulu tangksi ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon, sebelumnya mengumumkan pensiun melalui akun kembali Instagram-nya menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021. Hanya saja, keputusannya itu bukanlah dia berarti gantung raket.

Foto/Instagram

Atet berusia 33 tahun tersebut hanya resmi berpisah dengan pasangannya, Goh Liu Ying yang telah berpatner selama 13 tahun. Chan Peng Soon sendiri tetap masuk ke pelatnas dan diharapkan bisa menjadi contoh untuk para juniornya di Akademi Badminton Malaysia (ABM).

Baca juga: Kabar Buruk! Kento Momota Absen dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021

Chan bisa mengikuti jejak sukses ganda putri Indonesia, Greysia/Apriyani. Sebagaimana diketahui, Greysia/Apriyani berhasil menyabet medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, meski keduanya terpaut jauh secara usia, namun begitu masih bisa klop dalam segi permainan.

Baca juga: Indonesia Punya Satu Wakil di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021, PB Djarum Tetap Berangkatkan Dejan Ferdinansyah/Serena Kani

Resep kombinasi senior-junior ini akan diikuti oleh tim bulu tangkis Malaysia. Sebagai permulaan, Chan akan dicarikan pasangan junior yang klop dengannya. Kepala pelatih ganda campuran Malaysia, Paulus Firman meyakini kombinasi pasangan senior-junior bisa berjalan dengan baik.

“Tidak banyak yang bisa saya katakan pada saat ini karena pengumumannya baru saja dibuat. Tetapi, yang saya yakini adalah kombinasi senior-junior dapat bekerja dengan cukup baik,” kata Paulus dilansir dari The Star, Rabu (8/12/2021).

Paulus mengatakan, Chan bisa menjadi contoh yang tepat bagi juniornya. Apalagi, Chan diketahui merupakan pemain berpengalaman yang sudah mencicipi berbagai macam gelar, salah satunya adalah medali perak Olimpiade Rio 2016.

Foto/Instagram

“Ini bisa menjadi positif ketika Anda memiliki pasangan di mana yang lebih tua memimpin dengan memberi contoh dan pemain yang lebih muda memiliki seseorang untuk diteladani.” lanjut Paulus.

“Kemungkinan kami harus meminta pemain dari skuad ganda putri,” sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini