Pembalap Rookie Ducati Bersinar, Jack Miller Akui Sedikit Khawatir

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Sabtu 04 Desember 2021 02:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 38 2511610 pembalap-rookie-ducati-bersinar-jack-miller-akui-sedikit-khawatir-mMYUjZe73S.jpg Pembalap Tim Ducati Lenovo, Jack Miller. (Foto: MotoGP)

TOWNSVILLE – Ducati memiliki pembalap-pembalap debutan yang gemilang di MotoGP 2021. Hal itu jelas menjadi hal baik untuk tim pabrikan asal Italia tersebut, tapi tidak untuk Jack Miller yang merasa posisinya justru terancam.

Seperti diketahui, di musim 2021 tim satelit Ducati memiliki dua pembalap rookie. Adalah Jorge Martin di Pramac Ducati, dan Enea Bastianini di Avintia Esponsorama.

Bisa dibilang, dua rookie itu tampil apik. Martin berhasil mencatatkan empat kali podium dan satu kemenangan di MotoGP 2021 hingga menjadikannya sebagai rookie of the year. Sementara Bastianini mampu meraih dua kali podium. Tentunya hasil tersebut sangat baik untuk pembalap pemula.

Baca Juga: Motor Ducati Makin Galak, Jack Miller Jadi Pede Incar Gelar Juara Dunia MotoGP 2022

Jorge Martin

Sementara Miller, memang kita tahu dia salah satu pembalap terbaik Ducati. Namun selisihnya dengan Martin juga tidak terlalu jauh di MotoGP 2021. Tercatat, pemabalap asal Australia itu meraih lima kali podium dan dua kali keluar sebagai pemenang.

Atas penampilan apik para rookie Ducati itu, Miller pun cukup kagum. Bahkan dirinya mengatakan kalau peforma Martin dan Bastianini membuatnya gugup. Karena menurutnya, motor yang dimiliki Ducati yaitu Desmosedici tidak mudah untuk dikendalikan.

“Dia (Jorge Martin) adalah pembalap yang sangat lengkap. Dan itu membuatku gugup,” kata Miller, dilansir dari Motosan, Sabtu (4/12/2021).

“Motor ini tidak mudah dikendalikan. Dia memiliki karakternya sendiri. Semua pemula membuatku gugup karena mereka semakin cepat. Jorge melakukan pekerjaan yang hebat. Dia sangat profesional, tidak seperti saya ketika saya sampai di MotoGP,” sambungnya.

Lebih lanjut, Miller kini mengerti apa yang dirasakan pendahulunya seperti Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci ketika masih di Ducati. Bahwa hadirnya pembalap rookie yang cepat dan ganas turut mempengaruhi sisi psikologis.

Enea Bastianini

Meski begitu, Miller tetap menegaskan akan meningkatkan performanya di MotoGP 2022. Itu semua demi mengamankan posisinya sebagai pembalap di tim pabrikan Ducati.

“Sekarang saya tahu bagaimana perasaan Dovi dan Petrucci ketika saya melewati mereka dulu,” canda Miller.

“Perasaan yang tidak bagus, saya harap para pemula ini sedikit melambat. Tapi itu memotivasi saya untuk menjadi pembalap yang lebih baik,” tambahnya.

Tentunya Miller tetap harus waspada dengan para pembalap juniornya di Ducati. Jika ia gagal menampilkan hasil baik di MotoGP 2022, maka bukan tidak mungkin rider asal Australia itu bakal digantikan oleh Ducati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini