Acara diawali dengan video sambutan dari Presiden Joko Widodo secara virtual. Jokowi menyampaikan permintaan maaf karena tidak hadir langsung tapi tidak mengurangi kebanggaannya kepada para atlet dan tanah Papua.
Jokowi pun berharap penyelenggaran Peparnas XVI Papua 2021 ini berjalan lancar dan dapat mengulangi kemeriahan PON XX 2021 lalu. Jokowi pun menjanjikan akan hadir langsung pada upacara penutupan nanti.
Setelahnya ada menyanyikan Indonesia Raya yang dipimpin oleh penyanyi kawakan Anggun Cipta Sasmi bersama 150 anak Papua. Sesaat setelah lagu kebangsaan selesai dinyanyikan, saling bersautan kembang api bermacam warna dan bentuk menghiasi langit Papua.
Upacara pembukaan ini mengusung tema: “Cahaya Kemenangan dari Timur Papua”. Semangat meraih kemenangan ditunjukkan secara visual berupa keindahan budaya papua, pemandangan yang indah, keramahan masyarakatnya dan kata-kata membangkitkan motivasi.
Selanjutnya ada penampilan Edo Kondologit Putri aina
Pergelaran tarian kolosan 950 penari dari Papua, 5 konfigurasi budaya Papua. Terdiri dari Rumah Tradisional Papua dengan penggambaran adat di setiap tempat tinggal di sana.
Kemudian ada juga tarian Sampan yang menunjukkan aktivitas mayoritas penduduk Papua adalah di sekitar sungai-sungai. Tak ketinggalan tarian penanda para pemuda Papua yang pandai berperang.
Kemudian sampailah pada perayaan parade atlet yang memasuki Stadion Mandala. Para atlet mewakili 34 Provinsi mulai dari ujung Barat ke ujung Timur dengan wajah sumringah melambaikan tangan ke arah penonton.
Kemudian dilanjutkan dengan pembawaan bendera Peparnas yang diwakili enam atlet Papua berprestasi peraih medali di Peparnas tahun-tahun sebelumnya. Tak ketinggalan pengibaran bendera tersebut diiringi nyanyian indah oleh penyanyi difabel Indonesia Putri Ariani.
(Rachmat Fahzry)