JAYAPURA – Atlet asal Jawa Tengah, Priyano, sukses merebut medali emas di Peparnas XVI Papua 2021. Dia tampil gemilang sehingga belum terkalahkan pada nomor lempar cakram putra F46 cabang olahraga para-atletik.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (6/11/2021), Priyano mencatatkan lemparan sejauh 36,78 meter. Dengan kemenangannya itu, Priyano berhak menggondol pulang medali emas pada satu-satunya nomor yang diikutinya pada Peparnas Papua, sekaligus medali emas pertama bagi Jateng.
Pada urutan kedua, Alex Herlansyah dari Jawa Barat dengan lemparan sejauh 31,73 meter. Di posisi ketiga, ada Sardi Idris dari Kalimantan Timur dengan lemparan 30,34 meter.
Meski menang, catatan lemparan Priyano di Peparnas belum memecahkan rekor yang dicetaknya di Peparnas XV pada 2016 di Jawa Barat.
BACA JUGA: 4 Cabor Ini Jadi Andalan Jawa Barat untuk Segel Juara Umum di Peparnas XVI Papua 2021
"Waktu itu (Peparnas Jabar), masih masa keemasan saya istilahnya. Lemparannya cukup jauh, 43 meter. Kalau yang terjauh, saya cetak di kejuaraan dunia di Dubai, 45 meter," ujarnya.
Priyano selama ini selalu dipercaya oleh provinsinya untuk menyumbang emas di tiga nomor sekaligus, yakni lempar lembing, lempar cakram, dan tolak peluru.
Hasilnya, Priyano selama tiga kali Peparnas berturut-turut meraih tiga medali emas di nomor tersebut, yakni pada Peparnas 2008 di Kalimantan Timur, Peparnas 2012 di Riau, dan 2016 di Jawa Barat.
"Sesuai aturan, pada Peparnas Papua ini saya masuk kelas elite. Jadi, hanya boleh ambil satu nomor. Ya, lempar cakram saja akhirnya," kata Sekretaris Umum NPC Jateng itu.