Lin Jarvis Akui Lebih Nikmati Perayaan Gelar Juara Fabio Quartaraaro ketimbang Jorge Lorenzo di MotoGP 2015

Rio Eristiawan, Jurnalis · Minggu 31 Oktober 2021 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 38 2494339 lin-jarvis-akui-lebih-nikmati-perayaan-gelar-juara-fabio-quartaraaro-ketimbang-jorge-lorenzo-di-motogp-2015-BVxry7FfaD.jpg Managing Director Yamaha, Lin Jarvis. (Foto: MotoGP)

MISANO - Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, mengakui lebih menikmati merayakan gelar juara yang baru saja diraih Fabio Quartararo di MotoGP 2021 ketimbang saat Jorge Lorenzo di 2015 silam. Ia berkata seperti itu karena sewaktu Lorenzo juara di MotoGP 2015, suasana garasi tim tidak menyenangkan lantaran adanya kontroversi antara X-Fuera dengan Valentino Rossi.

Quartararo telah resmi menjadi juara dunia MotoGP 2021 saat balapan pada seri ke-16 MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano, Italia, Minggu 24 Oktober 2021. Pembalap berusia 22 tahun itu pun memastikan gelar itu, setelah rivalnya, yaitu Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) terjatuh yang tinggal menyisakan enam lap lagi.

Saat ini, Quartararo memiliki 267 poin, unggul 65 angka dari Bagnaia. Dengan dua balapan tersisa dan 50 poin maksimal, tentu hal itu sudah tidak mungkin Bagnaia mengejar Quartararo.

Baca Juga: Fabio Quartararo Segel Gelar Juara MotoGP 2021 di Misano, Lin Jarvis: Ini Tak Terduga!

Fabio Quartararo

Mengenai kemenangan Quartararo, Jarvis tidak menduganya karena sebelumnya di San Marino, Bagnaia yang jauh lebih unggul dari Quartararo. Tetapi, kemenangan ini membuat Jarvis mengingat kembali atas kejadian pada 2015.

Saat itu, Yamaha memang sukses mengantarkan Lorenzo menjadi juara dunia. Namun, adanya perselisihan Valentino Rossi dengan Lorenzo, membuat tim tidak bisa menikmati perayaan gelar juara tersebut.

"Dia (Bagnaia) melakukan kesalahan dan tiba-tiba membuat kami menjadi juara," kata Jarvis dilansir dari Motosan, Minggu (31/10/2021).

“Saat itu kami menutup Kejuaraan Dunia MotoGP dengan Lorenzo dan Rossi di dua tempat pertama, tapi itu rumit. Kami tidak bisa menikmati hasilnya karena kontroversi," ucapnya.

Kedatangan Quartararo memberikan angin segar untuk Yamaha, Jarvis menjelaskan butuh waktu enam tahun bisa sampai seperti ini dan Quartararo telah melalui proses itu semua. Ia mengatakan Quartararo layak untuk mendapatkan kemenangan ini, dan hal yang sama untuk semua orang yang bekerja di tim.

"Gelar ini memiliki rasa yang sangat bagus. Butuh waktu enam tahun, serta butuh banyak energi dan usaha untuk sampai ke titik ini. kami harus melihat bagaimana proses yang terjadi sampai bisa saat ini," sambung Jarvis.

Lin Jarvis

“Quartararo benar-benar layak mendapatkan kesuksesan ini. Hal yang sama berlaku untuk para insinyur Yamaha dan tim, ini perasaan yang sangat bagus," tambahnya.

Jadi, Jarvis tampaknya benar-benar menikmati gelar juara yang diraih Quartararo. Apalagi rider asal Prancis itu memang berhasil menjuarai kompetisi itu dengan memperlihatkan penampilan yang sangat luar biasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini