DENPASAR – Indonesia akan menjadi tuan rumah tiga turnamen besar secara beruntun di Bali. Turnamen bulutangkis dunia yang akan berlangsung sedari pertengahan November sampai awal Desember 2021 itu pun dipastikan akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang amat ketat.
Ketiga turnamen yang dimaksud adalah Indonesia Masters 2021, Indonesia Open 2021 dan BWF World Tour Finals 2021. Semua ajang tersebut akan berlansung di Bali International Convention Center Westin Resort Hotel, Nusa Dua.
Demi menjaga keamanan, kesehatan dan kenyamanan pada atlet yang akan berlaga nanti, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sebagai pihak penyelenggara akan menerapkan sistem bubble. Hal itu dikatakan langsung oleh Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman, dalam konferensi pers virtual yang juga dihadiri oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.
Baca Juga: 32 Wakil Pelatnas PBSI Didaftarkan ke Indonesia Masters 2021

“Kita akan tetap menerapkan penyelenggaraan turnamen ini dengan sistem bubble supaya kita bisa sukses menggelar ajang ini sambil tetap menjaga kesehatan,” kata Agung dalam konferensi pers virtual, Jumat (29/10/2021).
“Kemudian, peliputan juga ada, tetapi ada aturan publikasi yang diberlakukan karena ini adalah ajang yang sangat besar tapi tentu juga dilakukan dalam protokol kesehatan yang ketat,” imbuhnya.
Dalam aturan yang dijelaskan Agung dalam acara tersebut, sistem bubble itu mengharuskan semua kontingen yang berpartisipasi untuk melakukan lima hari karantina di tempat yang sudah disediakan setelah tiba di Bali. Lalu, area bubble itu akan terpusat di satu tempat dan semua orang yang sedang menjalani karantina tidak boleh keluar dari area tersebut.
Karena itu, semua fasilitas yang dibutuhkan para atlet maupun tim ofisial akan disediakan di area bubble tersebut. Lalu, jumlah perwakilan dari setiap negara juga akan dibatasi namun tidak dijelaskan secara rinci.
Sebelum itu, perwakilan dari masing-masing negara wajib membawa tes PCR negatif yang dilakukan 72 jam sebelum terbang ke Indonesia agar bisa masuk ke Bumi Pertiwi. Tak ketinggalan, sertifikat vaksin covid-19 harus dibawa semua kontingen dan juga wajib memasang aplikasi Peduli Lindungi.