Rionny Mainaky Ungkap Penyebab Sektor Tunggal Putra Indonesia Melempem di Piala Thomas 2020

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 40 2485248 rionny-mainaky-ungkap-penyebab-sektor-tunggal-putra-indonesia-melempem-di-piala-thomas-2020-EFM5G82yBf.jpeg Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Badminton Photo)

AARHUS – Tim Indonesia mungkin sukses mengalahkan Thailand di laga lanjutan Grup A Piala Thomas 2020, namun permainan tunggal putra bisa dikatakan sangatlah buruk. Menurut Kepala Bidang Bina Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, permainan tunggal putra memang harus segera dievaluasi karena ada banyak kekurangannya.

Sebagaimana diketahui, di laga sebelumnya menghadapi Thailand pada Senin 11 Oktober 2021, Indonesia harus susah payah untuk menang 3-2. Dua kekalahan yang diderita tim Merah Putih ada dari sektor tunggal putra.

Kekalahan pertama diderita oleh Anthony Sinisuka Ginting saat menghadapi Kantaphon Wangcharoen. Ginting kalah dengan skor 16-21, 24-22, dan 23-25.

Baca Juga: Jelang Piala Thomas dan Uber 2020, Tim Indonesia Dapat Suntikan Semangat dari Ketum PBSI

Jonatan Christie

Kemudian di partai kedua, kekalahan juga diderita Jonatan Christie dari Kunlavut Vitidsarn. Jojo -sapaan Jonatan Christie- kalah dengan dua gim langsung 11-21 dan 14-21.

Beruntung kemenangan diperoleh wakil Indonesia lainnya di partai Pamungkas yakni Shesar Hiren Rhustavito. Ia menang dengan mengandaskan perlawanan Adulrach Namkul 23-21, 10-21, dan 21-8.

Menurut Rionny penampilan semua wakil Indonesia di nomor tunggal putra sudah bagus dan maksimal. Namun tercatat ada dua kesalahan mendasar yang menjadi penyebab melempemnya sektor tunggal putra, yakni masalah kesabaran dan keuletan.

"Tim secara umum menang, kita bersyukur. Tetapi para pemain tunggal putra yang kalah dari sisi permainan kurang sabar dan ulet. Padahal fisik dan kebugaran mereka baik. Kurang bisa menjaga tempo permainan," ujar Rionny dikutip rilis yang diterima MPI, Selasa (12/11/2021).

Tak hanya itu, para pemain masih kerap melakukan kesalahan sendiri. Oleh sebab itu, hal ini harus diperbaiki karena ke depan kualitas dan persaingan lawan akan lebih berat dan sengit.

"Ini yang harus diperbaiki untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," lanjut Rionny.

Anthony Sinisuka Ginting

Tim Piala Thomas 2020 pun masih harus berjuang di laga terakhir fase Grup A dengan menghadapi Taiwan. Pasalnya, mereka masih belum dapat dipastikan melaju ke babak perempatfinal hingga laga tersebut usai.

Jadi, perbaikan di sektor tunggal putra jelas harus segera dilakukan demi bisa membuat Tim Indonesia lolos ke babak berikutnya. Indonesia tak boleh lagi kehilangan poin penting dari sektor tunggal putra saat melawan Taiwan nanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini