AARHUS – Tim Bulu Tangkis Indonesia melawan Aljazair pada partai pertama Grup A Piala Thomas 2020. Main di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (10/10/2021), dini hari WIB, Indonesia menang 5-0 dengan mudahnya.
Menurut tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito, menilai partai kontrak Aljazair ibarat pemanasan. Dia mengaku masih beradaptasi.

Sekadar informasi, Shesar menghadapi Mohamed Abderrahime Belarbi dari Aljazair. Tanpa kesulitan, Shesar menghentikan perlawanan musuhnya dalam dua gim langsung dengan skor 21-6 dan 21-12.
"Pertandingan ini saya gunakan untuk ajang pemanasan saja. Di gim pertama memang lebih enak dan bisa unggul jauh. Cuma tadi di gim kedua, saya malah kurang enak mainnya dan banyak memberikan poin buat lawan,” ujar Shesar dalam rilis yang diterima MPI (MNC Portal Indonesia), Minggu (10/10/2021).
BACA JUGA: Hasil Piala Thomas 2020: Indonesia Tanpa Ampun Hajar Aljazair 5-0
Seperti Shesar, Jonatan Christie juga punya pendapat yang sama. Jonatan menganggap pertandingan yang dia hadapi ini tak lebih dari sekadar pemanasan. Dengan begitu, dia akan lebih siap saat bertemu lawan lain yang lebih tangguh.
“Bagi saya pertandingan ini juga untuk uji coba lapangan. Juga untuk mencari tahu bagaimana kondisi lapangan, shuttlecock, dan juga arah angin. Shuttlecock di sini juga lebih enak untuk menyerang, dibanding yang dipakai di Finlandia silam,” kata Jojo.
Dalam pertandingan kontra Aljazair, Jojo tampil lebih dulu untuk melawan Youcef Sabri Medel. Dengan mudah, Jonatan mampu menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-8 dan 21-8.

Penampilan para pebulu tangkis putra Indonesia diharapkan meningkat pada partai berikutnya. Kemenangan atas Aljazair tidak boleh membuat Jojo dan kawan-kawan terlena.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.